Mensos: Penyaluran Beras Sejahtera 100% Bisa Melalui GPN

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 03 May 2018 15:47 WIB
bansosgerbang pembayaran nasional
Mensos: Penyaluran Beras Sejahtera 100% Bisa Melalui GPN
Gubernur BI Agus Martowardojo (kiri) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) dan Menteri Sosial Idrus Marham meluncurkan bersama kartu berlogo GPN. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan pengaplikasian dari kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) diyakini efektif dalam membantu penyaluran beras sejahtera (rastra). Lantaran penyaluran rastra telah menggunakan sistem nontunai.

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membuat sistem penyaluran rastra secara nontunai bertujuan untuk mendukung GPN. GPN dapat membantu masyrakat miskin yang berjumlah 26,58 juta jiwa. Terlebih kebijakan nontunai terus digaungkan pemerintah untuk program-program sosial.

"Rata-rata masyarakat hanya menerima beras tiga kilogram (kg) dari 15 kg. Sekarang dengan sistem nontunai, 15,5 juta jiwa penerima bantuan dapat menerima 100 persen yang langsung ke rekening mereka," ujar dia saat peresmian logo GPN, di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Oleh sebab itu, Kementerian Sosial dan kementerian/lembaga lainnya mendukung penggunaan kartu debet berlogo GPN sebagai sistem pembayaran nasional.

"Pak Agus (Gubernur BI) tidak perlu meminta dukungan kita. Tadi paling tidak telah mengucapkan lima kali kalimat mohon dukungan. Ini merupakan kebutuhan bangsa Indonesia untuk memiliki sistem pembayaran yang menjadi identitas nasional," tambahnya.

Selain itu, kehadiran kartu GPN juga tidak hanya menjadi katalisator bagi sistem pembayaran untuk masyarakat yang lebih efektif, efisien, murah, aman, dan lancar. Namun yang lebih penting adalah menjadi instrumen edukasi demi memperkenalkan sistem keuangan bagi masyarakat bawah. Lantaran masih banyak masyarakat yang belum mengenal bank.

"Ini penting bagi Kemensos karena memberi pencerahan ke rakyat dengan sistem ini. Masih banyak masyarakat banyak yang enggak kenal uang, enggak kenal bank. Karena saya dari kampung. Dengan adanya sistem ini masyarakat jadi mengenal pembayaran menggunakan sistem perbankan, dan pasti kalau sudah kenal uang ada dorongan mencari uang," pungkasnya.

 


(AHL)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA