DPD Prihatin dengan Nasib Petani Sawit

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 06 Sep 2018 15:40 WIB
berita dpd
DPD Prihatin dengan Nasib Petani Sawit
Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis - - Foto: dik DPD

Jakarta: Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis prihatin dengan nasib petani kelapa sawit di Indonesia. Sebab, harga jual ditentukan oleh mekanisme pasar bebas yaitu, permintaan dan penyaluran (over supply), kualitas Tandan Buah Segar (TBS), dan harga jual ekspor crude palm oil (CPO).

"Sebagai unsur pimpinan dewan perwakilan daerah, kami akan membantu mencari solusi atas permasalahan petani sawit ini dengan pemerintah pusat. Kami tidak bisa berdiam diri melihat nasib petani seperti ini," tegas Darmayanti dalam keterangan tertulis saat menghadiri rapat dengar pendapat  di kantor perwakilan PTPN VII Palembang.

Menurut Darmayanti, mekanisme over supply membuat  petani sawit berada dalam posisi lemah lantaran harga bisa jatuh saat musim panen tiba.  Karenanya pemerintah pusat beserta kementerian dan lembaga terkait diminta membentuk regulasi yang dapat menguntungkan petani sawit.

"Tanpa partisipasi pemerintah dalam mengatur regulasi perdagangan, posisi petani kepala sawit akan selamanya terpinggirkan. Bertahun-tahun mereka lelah menanam, setelah produksi mereka panen harga dijatuhkan," ungkap dia.

Sebagai langkah awal, Damayanti segera menggelar seminar nasional di Jakarta tentang kelapa sawit dengan PTPN VII Palembang. Seluruh stakeholder yang berhubungan dengan produksi dan ekspor kelapa sawit akan dipanggil untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut.  

"Sejumlah narasumber yang berkepentingan dengan masalah ini akan diundang, mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, PTPN, para pengamat CPO, lembaga swadaya masyarakat, juga para akademisi," pungkasnya.


 


(Des)