OJK Ingatkan BPR tak Rekayasa Laporan Keuangan

   •    Minggu, 16 Oct 2016 13:51 WIB
ojk
OJK Ingatkan BPR tak Rekayasa Laporan Keuangan
ilustrasi OJK. Ant/Fanny.

Metrotvnews.com, Sultra: Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Widodo mengingatkan para pengelola Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sultra untuk tidak merekayasa laporan keuangan karena hal tersebut bisa berdampak buruk bagi bank.

"Buat laporan keuangan bank apa adanya. Jangan merekayasa laporan keuangan hanya untuk mendapatkan penghargaan dari pemilik atau pemegang saham BPR," katanya dikutip dari Antara, Minggu (16/10/2016). 

Kepala OJK Sultra mengaku telah menyampaikan peringatan tersebut karena menemukan indikasi adanya pengelola BPR di Sultra yang membuat laporan tidak sesuai dengan kondisi keuangan yang dikelola oleh BPR bersangkutan.

Para pengelola BPR merekayasa laporan keuangan tersebut kata dia, rata-rata untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dari pemegang saham atau pemilik bank.

"Risiko merekayasa sebuah laporan keuangan bank terlalu berat. Selain terkena sanksi administrasi, pelaku juga bisa terjerat tindak pidana perbankan," jelas dia.

Sementara itu Ketua Perbarindo Sultra Ahmad saat memberi sambutan mengatakan bisnis industri perbankan merupakan bisnis mempertahankan kepercayaan kepada konsumen atau nasabah bank.

"Ketika tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah bank mulai turun atau berkurang, maka bank bersangkutan sudah menuju pada proses kebangkrutan," katanya.

Oleh karena itu kata dia, bila BPR ingin terus tetap eksis, maka tidak ada pilihan lain kecuali para pengelola bank terus mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

"Jangan pernah membuat laporan keuangan yang bisa menimbulkan ketidak percayaan masyarakat dengan bank. Buatlah laporan keuangan bank secara transparan dan akuntable sehingga masyarakat konsumen bisa tetap percaya dengan bank," pungkasnya. 



(SAW)