Merencanakan Keuangan di 2019

Arif Wicaksono    •    Minggu, 06 Jan 2019 15:15 WIB
investasitips keuangan
Merencanakan Keuangan di 2019
Investasi. Medcom/Rizal.

Jakarta: Apakah kalian pernah merasa kesulitan dalam mengelola keuangan sepanjang 2018, sehingga ada rencana yang tidak tercapai, mulai dari rencana investasi, pendidikan, hingga liburan yang terpaksa ditunda?

Kondisi ini mungkin disebabkan kalian belum membuat resolusi keuangan dengan tepat dan mengenali apa saja yang menjadi keinginan dan kebutuhan kalian. Mungkin juga karena kalian kurang mengenal berbagai instrumen keuangan yang bisa membantu untuk mencapai resolusi tersebut.

Dikutip dari SikapiuangmuOJK, Minggu 6 Januari 2019, adanya prioritas akan memaksimalkan potensi yang kalian miliki serta kalian akan termotivasi untuk mencapai resolusi tersebut. Perencanaan yang baik akan menghasilkan manajemen keuangan yang juga lebih baik. Perencanaan yang baik juga memberikan keuntungan lainnya seperti dana darurat yang terjaga.

Nah, sebelum kalian merencanakan apa yang akan kalian capai di 2019, sebaiknya kalian mengevaluasi apa yang telah kalian lakukan dan capai di 2018.

Rencana keuangan adalah suatu panduan bagi seseorang dalam menentukan arah dan strategi untuk mencapai impian yang diinginkan. Rencana keuangan yang baik akan terdiri dari tujuan keuangan, jangka waktu untuk mencapai tujuan, serta bagaimana strategi untuk mencapainya. Berikut adalah contoh evalusi tahun lalu yang bisa kalian  lakukan di tahun baru.

1. Membiasakan Menabung

Banyak orang menantang diri mereka sendiri untuk travel ke lebih banyak tempat, melakukan diet, atau membaca lebih banyak buku. Cobalah terapkan tantangan yang sama untuk menabung. Tidak perlu langsung menyimpan uang banyak-banyak. Mulailah sedikit-sedikit sehingga kalian terbiasa untuk mulai meningkatkan nominal tabungan, tidak terasa kalian memiliki uang banyak di akhir tahun.

2. Membiasakan Makan di Rumah

Makan di restoran memang lebih nyaman, tetapi makan di rumah bisa jauh lebih hemat jika kalian bertujuan untuk menabung. Hal positif lainnya adalah kalian bisa mulai belajar memasak.

3.  Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Kebiasaan menggunakan kartu kredit bisa membuat kalian terjerat utang yang lebih besar. Kebiasaan ini dimulai dari tidak cermat menggunakan kartu kredit atau berutang untuk konsumsi.

Mulai sekarang, cobalah untuk membatasi konsumsi tidak melebihi pendapatan agar kalian tidak berutang melalui kartu kredit atau pinjaman.

4. Membuat Anggaran yang Tidak Realistis

Tidak semua orang bisa membuat anggaran dengan tepat sehingga masih ada budget yang tidak sesuai. Tidak semua rumus anggaran yang ada bisa diikuti oleh semua orang. Kalian bisa menyesuaikan dengan pendapatan dan menentukan prioritas keuangan.

Dalam menyusun resolusi keuangan, kalian harus merencanakan sesuatu yang spesifik dan bisa diperkirakan waktu untuk meraihnya. Hal ini penting untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan keuangan kalian dengan target atau resolusi keuangan yang diinginkan.

Kemudian ketika kamu sudah melakukan penghematan diatas yang bisa dilakukan selanjutnya adalah dengan mulai melakukan investasi, Nah ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan seperti:

1. Investasi Masa Tua bersama Dana Pensiun

Kalian harus mulai mempersiapkan dana pensiun sejak dini agar masa pensiun nanti lebih aman dan menyenangkan. Akan menjadi lebih baik lagi jika dana pensiun yang disiapkan tidak hanya berbentuk uang melainkan aset lain yang memang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk menunjang kehidupan kalian kelak.

Mengingat saat pensiun, kemungkinan tidak lagi berpenghasilan dan untuk mempersiapkan dana di hari tua membutuhkan waktu panjang sekitar 15-20 tahun sejak usia produktif awal.

2. Kembangkan Passive Income

Kalian juga bisa mulai mencermati beberapa instrumen investasi seperti reksa dana ataupun emas. Pilihlah instrumen investasi jangka panjang, karena jenis investasi ini relatif lebih aman dan stabil. Pilihlah Lembaga investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jangan hanya tergiur oleh iming-iming imbal hasil investasi yang tinggi, justru kalian harus berpikir ulang jika ada yang menjanjikan keuntungan tidak logis. Hal lain yang perlu diingat adalah prinsip investasi high risk high return. Kenali betul jenis investasi apa yang kalian pilih dan bagaimana tingkat risikonya.



 


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA