Pemerintah Dorong Kualitas SDM dengan Peningkatan Vokasi

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 20 Feb 2019 16:22 WIB
berita kemenakerPendidikan Vokasi
Pemerintah Dorong Kualitas SDM dengan Peningkatan Vokasi
Illustrasi. MI/Rizal.

Jakarta: Pemerintah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggenjot pendidikan vokasi di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengatakan kemiskinan dan ketimpangan juga bisa diatasi dengan vokasi. Sayangnya pendidikan yang ada saat ini kurang mendorong peningkatan skill sehingga kualitas SDM yang ada terbilang rendah.

"Kenapa orang miskin? Karena pendapatan rendah karena pendidikan tidak berkualitas. Itu lah kenapa Presiden genjot vokasi," kata Hanif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Februari 2019.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus menggenjot pendidikan vokasi demi menurunkan tingkat kemiskinan. Bahkan pemerintah juga membentuk Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai daerah, termasuk pesantren.

"2017 kami bangun 50 BLK pesantren. 2018, 75 BLK pesantren. Pada 2017-2018 sudah berjalan. Mereka jalani pelatihan vokasi sesuai kejuruan dan kebutuhan dengan masyarakat di sekitar pesantren dan kerja sama dengan industri," jelas dia.

Dirinya menambahkan kemiskinan memang menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Beruntungnya pemerintah saat ini telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 9,8 persen.

"Kemiskinan dari double digit jadi single digit yakni 9,8 persen. Ini angka kemiskinan paling rendah dalam sejarah Indonesia. Ketimpangan sosial menurun. Gini ratio 0,41 persen ke 0,38 persen," pungkasnya.


(SAW)