Sinar Mas Land Jajaki Pembangunan Hunian Murah di Daerah

Farhan Dwitama    •    Kamis, 18 May 2017 17:05 WIB
rumah tapak
Sinar Mas Land Jajaki Pembangunan Hunian Murah di Daerah
Groundbreaking Kawasan Digital Hub di BSD City. (FOTO: MTVN/Farhan Dwitama)

Metrotvnews.com, Tangerang: Pengembang Sinar Mas Land mengaku sedari awal pengembangan kawasan permukiman miliknya telah membangun rumah murah. Seperti yang dilakukan Sinar Mas Land di kawasan BSD City, di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, Banten.

"Justru waktu di awal kita bangun BSD City, belasan ribu rumah murah yang kita bangun," ucap Managing Director Presiden Office Sinar Mas Land Dhonie Rahajoe, usai groundbreaking Kawasan Digital Hub di BSD City, Kabupaten Tangerang, Kamis 18 Mei 2017.

Tidak berhenti waktu itu saja, lanjutnya, Dhonie memastikan akan kembali membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah bekerja sama dengan pengembang lokal di daerah.

"Saat ini bersama Real Estate Indonesia (REI) kita sedang menjajaki kerja sama untuk melakukan dengan pengembang di daerah lain. Jadi tidak harus dibangun terpusat di BSD," jelas Dhonie.

Dia menambahkan, pembangunan hunian murah itu sesuai komitmen awal Sinar Mas Land dalam pengembangan kawasan. Itu juga didukung oleh aturan yang ada saat ini.

"Kita akan mengikuti aturan, tapi Sinar Mas Land sesuai komitmen sejak awal, pembangunan kita sudah sediakan rumah murah seperti di BSD itu ada di sektor satu, griya loka, griya asri itu rumah-rumah kecil semua dan kita akan terus komitmen," cetus dia.

Meski demikian, dia belum dapat membeberkan secara pasti, dimana kawasan permukiman murah yang hendak di bangun pihak Sinar Mas Land.

"Ini masih dalam pembicaraan dengan REI, tapi tidak terpaku di satu tempat saja. skemanya kita akan bekerja sama dengan pengembang di daerah," pungkas dia.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA