Menperin Optimistis Industri TPT Berdaya Saing Global

   •    Senin, 24 Apr 2017 19:30 WIB
industri tekstiltekstilekspor tekstil
Menperin Optimistis Industri TPT Berdaya Saing Global
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendengarkan penjelasan dari Direktur Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto (ANTARA News/Kementerian Perindustrian)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto optimistis bahwa industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional mampu berdaya saing global sehingga potensi meraih pasar domestik maupun internasional semakin meningkat.

"Kami optimistis industri TPT nasional mampu berdaya saing global. Apalagi industri ini telah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional," kata Airlangga, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Senin 24 April 2017.

Namun demikian, Airlangga menyampaikan bahwa industri ini masih mengalami berbagai tantangan, salah satunya adalah kondisi permesinan yang mayoritas usianya sudah tua, terutama pada industri pertenunan dan perajutan.

"Upaya peremajaan mesin dan peralatan industri TPT yang selama ini kami lakukan sebenarnya telah menunjukkan perkembangan yang positif, namun perlu dilanjutkan dengan program akselerasi peningkatan daya saing yang lebih efektif dan terintegrasi," kata Airlangga.

Di samping itu, tambahnya, paket-paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah sebaiknya bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha terutama industri TPT, karena saat ini situasi yang tepat untuk meningkatkan investasi.

"Hal ini apabila tidak dilakukan dalam waktu lima tahun ke depan, industri tekstil nasional akan sulit bersaing dengan negara kompetitor utama seperti India, Tiongkok, Vietnam dan Bangladesh," ungkapnya.

Apalagi, saat ini Kemenperin tengah menggodok regulasi khusus untuk industri padat karya berorientasi ekspor, di mana akan mengatur tentang pemberian insentif fiskal berupa investment allowance. "Jadi, pelaku usaha akan mendapatkan diskon PPh yang harus dialokasikan untuk ekspansi usaha," jelasnya.


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA