Pengetatan Impor Tingkatkan Gairah Industri Tekstil

Wandi Yusuf    •    Rabu, 14 Jun 2017 21:22 WIB
impor
Pengetatan Impor Tingkatkan Gairah Industri Tekstil
Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Dalam Negeri Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Hanan Supangkat. Foto: Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebijakan pemerintah memperketat masuknya produk impor memberikan angin segar bagi industri lokal. Kebijakan ini membuat produk lokal mampu bersaing.

"Sejak pengetatan impor yang dilakukan pemerintah Joko Widodo, perkembangan industri tekstil semakin bergairah," kata Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Dalam Negeri Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Hanan Supangkat, di Jakarta, Rabu 14 Juni 2017.

Pengawasan impor yang lemah, kata Hanan, sempat membuat produk lokal kalah bersaing. Pasalnya, produk impor dijual dengan harga miring di pasaran. Alhasil, produk lokal semakin kalah bersaing.

Sebaliknya, produk impor semakin merambah pasar Indonesia dan masyarakat semakin dimanjakan. "Masyarakat menjadi konsumtif. Kondisi ini juga menggerus lapangan pekerjaan," kata dia.

Hanan mengatakan dirinya tak anti dengan produk impor. Dengan catatan, produk impor itu masuk melalui jalur resmi.

Naik 75 Persen

Presiden Direktur PT Mulia Knitting Factory ini mengatakan, pengetatan produk impor berdampak positif bagi usahanya.

Dia mencontohkan, saat Ramadan ini, penjualan produk pakaian dalam yang menjadi andalan perusahannya, bisa meningkat hingga 75 persen. Padahal, tahun lalu, peningkatan paling tinggi 25 persen.

Saat ini, Hanan masih fokus menggarap pasar dalam negeri. Mengingat pangsa pasar di dalam negeri untuk jenis pakaian dalam sangat tinggi.

"Banyak produk luar yang mencoba masuk ke Indonesia karena melihat besarnya populasi pasar kita," kata dia.


(UWA)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

3 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA