BI Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan

Desi Angriani    •    Selasa, 15 May 2018 15:25 WIB
suku bunga
BI Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan
BI. MI/USMAN ISKANDAR.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) masih mengkaji peluang kenaikan suku bunga acuan atau 7-day Reverse Repo Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Kamis nanti. Kenaikan suku bunga dianggap sebagai jawaban atas persoalan kurs atau nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS.

"Kami melihat peluang itu sangat dimungkinkan tapi tetapi tentu kita akan kaji didalam rapat RDG," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo ditemui di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

BI sebelumnya mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25 persen sejak September 2017. Suku bunga yang rendah merupakan bentuk kebijakan BI mendorong pertumbuhan kredit di sektor perbankan.

Namun ketidakpastian global dan kebijakan bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) yang di luar ekspektasi justru menyebabkan mata uang Garuda mengalami depresiasi.

"Kita tahu bahwa di Indonesia adalah satu negara yang kondisi ekonominya cukup mempunyai hubungan dengan kondisi global jadi kalau itu terjadi, sifatnya dinamika yang kami anggap wajar," kata Agus.

Agus menambahkan fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga meski rupiah menyentuh angka Rp14 ribu per USD. Secara presentase, kata Agus angka tersebut masih kecil dibandingkan negara lain.

"Tetapi jika ada depresiasi dari rupiah tolong dilihat dari presentase, jangan dilihat hanya dari nominal," pungkasnya.


(SAW)