Pengusaha Hungaria Tertarik Berinvestasi Perhotelan di Jatim

Amaluddin    •    Rabu, 30 Nov 2016 20:45 WIB
hotel
Pengusaha Hungaria Tertarik Berinvestasi Perhotelan di Jatim
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Surabaya: Misi dagang Pemerintah Jawa Timur ke Hungaria membuahkan hasil. Seorang pengusaha di Budapest ingin membangun hotel dan mengimpor sejumlah produk furniture, urinoir dan sanitasi dari Jatim. Pengusaha itu adalah Magyari Atilla, salah satu pengusa properti Hungaria asal Italia. 

"Bahkan, saya sudah lama berminat sekali tinggal di Indonesia," kata Atilla, seperti keterangan tertulis dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Budapest yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (30/11/2016).

Untuk merealisasikan keinginannya itu, Atilla pun mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Ia menanyakan banyak hal tentang potensi Jatim. Mulai dari soal kepemilikan lahan, ijin orang asing untuk mendirikan hotel, sampai dengan dukungan perbankan. 

Gus Ipul pun menjawabnya, bahwa produk marmer dan onyx di Jatim bagus. Mendengar hal tersebut, Atilla merencanakan berkunjung ke Jatim pada awal Januari 2017. 

"Saya akan ke Jatim, ingin melihat sejumlah peluang yang bisa kami impor ke Hungaria dari Jatim," kata Atilla.

Sedikitnya ada 11 pengusaha dari berbagai usaha hadir dalam acara tersebut. Selain pengusaha properti, juga ada pengusaha trading, pengusaha travel, dan pengusaha otomotif, dan importir.

Gus Ipul sejak mengatakan bahwa kunjunganya ke Polandia dan Hungaria sebagai rintisan awal untuk membawa misi dagang Jatim. Ia ingin Pemprov Jatim memulai hubungan baru yang lebih bermakna ekonomi dan saling menguntungkan kedua negara, terutama Jatim. "Kami ingin fokuskan di bidang investasi, perdagangan dan pariwisata," kata Gus Ipul.

Kepada Dubes RI di Budaphest Wening Hesti Probo Patandari, Gus Ipul menegaskan bahwa Pemprov Jatim memang sedang membidik sejumlah negara yang punya perwakilan di Jatim untuk meningkatkan perdagangan.  "Salah satunya kami memulai dengan Hungaria ini," tuturnya. 

Menurut Gus Ipul, pihaknya ingin meningkatkan hubungan antarpemerintah maupun antarmasyarakat. Antar pemerintah bisa diwujudkan dengan pertukaran kebudayaan maupun kerjasama di bidang pendidikan. Sedangkan antar masyarakat untuk kepentingan perdagangan.

"Kalau perlu kelak ada sister province antara Jatim dengan salah satu provinsi di Hungaria. Karena itu, kami minta bantuan KBRI untuk tujuan tersebut. Yang pasti, kami serius dengan misi ini," pungkas dia. 



(SAW)