Pengusaha tak Khawatir Demo 2 Desember

Husen Miftahudin    •    Selasa, 29 Nov 2016 19:41 WIB
demo massa
Pengusaha tak Khawatir Demo 2 Desember
Ilustrasi. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti).

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tak khawatir rencana aksi yang dipelopori Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI pada 2 Desember 2016. Sebagai negara yang menjunjung demokrasi, Kadin mempersilakan masyarakat menyampaikan pendapat dengan cara aksi unjuk rasa.

Meski tak khawatir, Ketua Umum Kadin Indonesai Rosan Perkasa Roeslani meminta agar aksi pada Jumat pekan ini berlangsung secara tertib dan damai. Hindari provokasi yang mengarah pada aksi dan tidakan yang merusak ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan lain.

"Berdemo merupakan hak setiap warga negara yang harus kita hormati. Kami imbau, jangan sampai hak menyatakan pedapat tidak berjalan baik, terib, dan menimbulkan kerusuhan yang anarkis," ujar Rosan di Menara Kadin, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016).

baca : Demo 2 Desember, Kadin: Bisa Ganggu Pengusaha DKI Jakarta

Dalam rencana aksi 2 Desember 2016, buruh direncanakan akan ikut andil bagian dengan membawa isu yang berbeda. Kabarnya, buruh akan melakukan aksi unjuk rasa karena menolak penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017 sebesar 8,25 persen.

"Jangan sampai buruh berdemo dalam konteks lain. Jadi berdemolah dengan konteks buruh dalam koridor yang baik," tegasnya.

Sebab, sambung dia, pihaknya mendengar indikasi bahwa buruh telah melakukan aksi sweeping di beberapa perusahaan. Hal ini tentunya menimbulkan keresahan bagi dunia usaha.

"Ini bisa menyebabkan keresahan bukan hanya buruh tapi di dunia usaha. Kami tidak ingin itu terjadi," pungkas Rosan.

 


(SAW)