REI Minta Pemerintah Kembali Turunkan Bea BPHTB & PPh

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 06 Apr 2016 18:03 WIB
investasi properti
REI Minta Pemerintah Kembali Turunkan Bea BPHTB & PPh
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Nyoman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kendala tidak berkembangnya Dana Investasi Real Estate (DIRE) karena tarif Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan (PPh) properti tidak segera diturunkan.

Oleh karena itu, pemerintah diminta agar memberi keringanan dengan wujud penurunan tarif BPHTB dan PPh. Semua itu demi DIRE bisa berjalan.

"Selama ini DIRE tidak jalan di Indonesia karena pajak tinggi kita berharap dari daerah bisa memberikan keringanan sehingga dire itu jalan," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Eddy menjelaskan, dengan diturunkannya tarif BPHTB dan PPh, maka dapat menggairahkan para investor untuk berinvestasi di sektor real estate. Saat ini, yang terdapat dalam aturan baru adalah penurunan pajak PPh sebesar 0,5 persen dan BPHTB sebesar satu persen.

Menurutnya, besaran penurunan kedua pajak tersebut masih terlalu kecil bila dibandingkan dengan negara tetangga. Sudah pasti Indonesia kalah bersaing karena DIRE Singapura sudah menerapkan bebas pajak.

"Kalau angka yang dikeluarkan kemarin kan sekitar satu persen, kalau itu satu persen sudah baru. Tapi kalau di daerah kan angka itu belum tahu. Kalau menurut kita supaya bisa jalan kita harus bisa lebih baik dibanding negara tetangga. Di Singapura DIRE semua pajak free. Begitu jalan baru dikenakan tapi angkanya masih rendah dari kita," jelas dia.


(AHL)