Menperin Ajak Pemuda Buat Start Up

   •    Minggu, 18 Dec 2016 13:34 WIB
start up technology
Menperin Ajak Pemuda Buat <i>Start Up</i>
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak generasi muda Indonesia untuk melek teknologi agar menjadi pebisnis startup atau usaha rintisan digital.

"Untuk itu, para lulusan kampus perlu mencermati dan memanfaatkan peluang yang ada. Hal ini juga sebagai upaya mengikuti arah tren di dunia kerja sekarang ini," kata Airlangga dikutip dari Antara, Minggu (18/12/2016). 

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah menumbuhkan industri kreatif dan mendukung gerakan nasional dalam menciptakan 1.000 startup digital. 

Menperin menyampaikan, dengan iklim startup yang terus berkembang, nilai bisnis e-commerce di Indonesia saat ini mencapai USD 18 miliar  dan ditargetkan dalam lima tahun akan tumbuh 10 kali lipat.

"Untuk menumbuhkan iklim startup dan iklim bisnis Indonesia maka dibutuhkan tenaga-tenaga industri yang unggul," tegas dia.

Untuk mewujudkannya, Kementerian Perindustrian menjalankan beberapa program strategis untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri, di antaranya melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, pemagangan, serta pemberian sertifikasi.

"Penguatan SDM industri ini menjadi salah satu inti dari arahan Bapak Presiden Jokowi karena menjadi elemen penting bagi kekuatan ekonomi baru di Indonesia," papar dia.

Di samping itu, Kemenperin juga menargetkan akan membangun sejumlah akademi komunitas dan politeknik di kawasan industri serta mendorong industri di Indonesia untuk menjalin kemitraan dengan Sekolah Menengah Kejuruan di setiap klaster industri.

Misalnya, di kawasan industri Bekasi dan Karawang untuk otomotif, Jawa Timur untuk petrokimia, dan Morowali untuk logam. Investasi Apple Perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat, Apple akan membangun pusat inovasi di Indonesia yang bakal menjadi yang pertama di Asia.

Dengan nilai investasi sebesar Rp1,1 triliun, Apple Innovation Centre ini secara bertahap akan dibangun di empat kota di Indonesia, yaitu di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surakarta.

Di saat bersamaan, Kemenperin juga akan melatih Sumber Daya Manusia yang potensial untuk mengembangkan perusahaan rintisan atau startup baru.

"Rencananya, setiap tahun akan dilatih 1.800 SDM yang berpotensi untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan startup baru dan akan mendorong terserapnya ratusan ribu tenaga kerja," ungkap Airlangga.

Selain pengembangan SDM, lanjut Airlangga, Kemenperin juga sedang mengembangkan infrastruktur digital untuk industri kecil dan menengah (IKM), yakni program e-smart IKM dalam upaya memperluas pasar dalam rantai nilai dunia dan menghadapi era Industri 4.0.

"Program e-smart IKM ini akan terintegrasi dengan klaster-klaster prioritas seperti industri perhiasan, furniture, kerajinan, dan kosmetik sehingga akan membantu para pelaku IKM dalam melakukan promosi dan meningkatkan penjualan produk baik di dalam maupun luar negeri," jelas dia. 

Sedangkan, pemilihan sektor industri yang potensial dalam skema industri 4.0, yaitu yang sesuai dengan karakteristik berbasis internet dan otomasi seperti industri komponen, pupuk, semen, tekstil, elektronik, dan permesinan.

"Kami berharap, langkah-langkah tersebut bisa memberikan perspektif pembangunan infrastruktur digital pada industri manufaktur dalam meningkatkan daya saing," pungkas dia.



(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

3 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA