Peserta Amnesti Pajak Mandiri Investasi Bawa Dana USD15 Juta ke Indonesia

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 30 Nov 2016 18:58 WIB
tax amnesty
 Peserta Amnesti Pajak Mandiri Investasi Bawa Dana USD15 Juta ke Indonesia
Amnesti Pajak. MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎PT Mandiri Manajemen Investasi atau Mandiri Investasi telah menjadi gateway (pintu masuk) dalam program amnesti pajak yang sedang dijalankan pemerintah. Hingga penghujung 2016, Mandiri Investasi sudah melayani program amnesti pajak yang memulangkan dananya ke Indonesia‎.

Menurut Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif, sepanjang perjalanan program tax amnesty yang telah dijalankan Mandiri Investasi, ada peserta atau wajib pajak (WP) yang langsung memasukkan dananya sekitar USD12 juta-USD15 juta ke Indonesia.

"Beberapa ada yang sudah kontrak, sudah tanda tangan, tapi asetnya belum (masuk)," ujar Hanif, ditemui ‎di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Selain itu, ada pula wajib pajak (WP) yang menaruh hartanya dalam bentuk surat utang mata uang dolar AS atau USD. Menurut Hanif, para peserta Amnesty pajak yang memanfaatkan layanan dari Mandiri Investasi lebih memilih produk dalam bentuk USD.

"Sepertinya mereka lebih memilih ke denominasi USD dan tidak mau convert ke rupiah. Mereka memang punya uangnya dalam USD, kalau dikonversi ke rupiah ada risiko kurs," tegas Hanif.

Belum lama ini, sambung Hanif, Mandiri Investasi juga telah melayani peserta amnesti pajak yang menempatkan dananya dalam bentuk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT). 

"Peserta amnesti pajak banyak yang memulangkan hartanya dari luar negeri. Ada beberapa produk yang diminati peserta amnesti pajak, salah satunya ada yang menempatkan dananya lewat RDPT," sebut Hanif.



(SAW)