Peternak Barito Utara Kembangkan Pupuk Organik

   •    Senin, 20 Mar 2017 13:06 WIB
pupuk
Peternak Barito Utara Kembangkan Pupuk Organik
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Metrotvnews.com, Banjarmasin: Peternak di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, sukses mengembangkan pupuk organik dari limbah kotoran sapi yang mampu meningkatkan produksi padi hingga 20 persen dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia.

Ketua Kelompok Tani Tinombala Desa Dandan Jaya Sodikun mengatakan, selain meningkatkan produksi padi, pupuk organik produksi kelompok peternak didaerahnya juga bisa mempercepat pertumbuhan, seperti untuk penyemaian padi yang seharusnya 20 hari maka bisa dilakukan hanya 17 hari.

"Bukan hanya itu, kini produksi pupuk organik dari limbah kotoran sapi tersebut juga menjadi salah satu usaha baru bagi peternak sebagai pendapatan tambahan yang cukup menjanjikan," katanya, seperti dikutip dari Antara, di Marabahan, Senin 20 Maret 2017.

Ia menjelaskan , sebelumnya limbah ternak tersebut dikeluhkan warga sekitar karena bau yang tidak sedap dan menyengat serta mencemari udara di daerah tersebut. Namun, lanjutnya, kini limbah tersebut justru dicari karena masyarakat sekitar mampu mengolah limbah tersebut menjadi 'mesin uang baru' untuk meningkatkan kesejahteraan para anggota kelompok.

Sebelum ada peternakan, masyarakat hanya mengandalkan sektor pertanian padi yang tanam satu kali dalam satu tahun. Saat musim tanam usai, para lelaki daerah tersebut harus keluar daerah untuk mencari pekerjaan tambahan menunggu musim panen.

"Jadi setiap usai tanam, wanita di daerah sini banyak yang menjadi 'janda' sementara, karena suami harus keluar daerah mencari nafkah tambahan, menunggu masa panen," pungkasnya.

 


(ABD)