Ketimpangan Masih Tinggi

CT: Kinerja IHSG Timpang Dibanding Perdagangan di Tanah Abang

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 04 Apr 2017 13:20 WIB
kesenjangan sosial
CT: Kinerja IHSG Timpang Dibanding Perdagangan di Tanah Abang
Chairul Tanjung. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bos dari CT Corporation yakni Chairul Tanjung ‎menilai tingkat ketimpangan di Indonesia saat ini masih sangat besar. Dia mencontohkan, bukti paling nyata yang sangat terlihat yaitu antara kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan perdagangan di pasar Tanah Abang.

Dia memaparkan perbedaan kinerja IHSG dengan pasar di Tanah Abang yang sangat mencolok dan berbanding terbalik. Saat ini, indeks melesat tajam hingga menembus ke posisi 5.600, tapi penjualan yang di Tanah Abang justru mengalami penurunan.

Sebagaimana diketahui, posisi indeks saat ini berada di posisi 5.648. Angka itu makin meningkat bila dibandingkan dengan pada saat pembukaan perdagangan tadi pagi sebesar 5.611, dan sempat melesat ke posisi 5.623.

Baca: Menkeu: Ketimpangan Antar Daerah Masih Tinggi

"Tadi baru saja melihat papan score (perdagangan bursa) bursa kita Insya Allah akan mencetak rekor tertingginya. Ini luar biasa‎. ‎Ternyata tidak ada korelasi antara pasar Tanah Abang dengan pasar bursa. Tanah Abang mengeluh pasarnya turun, banyak yang merasa penjualannya tidak sebaik tahun sebelumnya. Sementara bursa mencetak rekor," jelas Chairul Tanjung, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa 4 April 2017.

Mantan Menko Perekonomian ini pun mengatakan, dengan melihat keadaan itu, sangat terlihat jelas sekali masih ada ketimpangan yang terjadi di Indonesia. Ditambah, adanya akumulasi aset penguasa kapital yang juga makin bertambah.

"Makin lama makin besar, sehingga terbagi dengan jumlah yang besar. Makin lama juga makin besar. Ini sebuah keniscayaan," ujar CT sapaan akrab Chairul Tanjung.

 


(AHL)