Menkeu Jamin Seleksi CPNS akan Transparan dan Bebas KKN

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 07 Sep 2017 17:49 WIB
seleksi cpns
Menkeu Jamin Seleksi CPNS akan Transparan dan Bebas KKN
Menkeu Sri Mulyani. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan proses recruitment para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dilakukan dengan profesional. Penjaringan para pegawai yang kedua tahun ini akan dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Kami menjamin proses rekrutmen dilakukan secara transparan, objektif, bebas KKN, tidak diskriminatif, dan tidak dipungut biaya. Kami lakukan proses ini seprofesional mungkin," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis 7 September 2017. 

Pemerintah membuka 17.428 lowongan bagi CPNS untuk 60 kementerian/lembaga dan 500 lowongan untuk pemerintah provinsi Kalimantan Utara. Dalam hal ini Kemenkeu merupakan yang paling banyak membuka lowongan mencapai 2.880 CPNS.

Sri Mulyani menambahkan, sebanyak 1.721 orang akan ditempatkan di Direktorat Jenderal untuk mengoptimalkan penerimaan pajak. Selanjutnya penempatan paling banyak kedua adalah untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebanyak 575 CPNS.

Selanjutnya, sebanyak 261 orang untuk Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Sekretariat Jenderal 201 orang, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) 66 orang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) 10, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) 20 orang, BPPK 26 orang.

Adapun kualifikasi para pendaftar CPNS tersedia untuk tiga jenjang pendidikan, antara lain 733 Sarjana (S1), 1 Magister (S2), dan 2.146 Diploma III (D3). Dari jumlah tersebut dialokasikan untuk lulusan cum laude 73 orang atau 10 persen dari jenjang S1.

Selain itu Kemenkeu juga membuka kesempatan bagi para disabilitas sebanyak 12 orang, putra-putri Papua dan Papua Barat 26 orang, dan Umum 2.770 orang. Penyandang disabilitas dialokasikan untuk seluruh unit kecuali DJBC.



(SAW)