BNI Gratiskan Isi Ulang Uang Elektronik di Kanal BNI

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 22 Sep 2017 12:45 WIB
bnitransaksi non tunaiemoney
BNI Gratiskan Isi Ulang Uang Elektronik di Kanal BNI
Ilustrasi (Foto: dokumentasi BNI)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (BBNI) atau BNI akan menggratiskan pengisian ulang (top up) uang elektronik melalui kanal BNI. Langkah ini diharapkan memberi efek positif bagi para pemegang uang elektronik yang diterbitkan oleh BNI.

Menurut Direktur? Utama BNI Achmad Baiquni, aturan yang dikeluarkan Bank Indonesia mengenai biaya isi ulang tersebut sudah sangat jelas. Dalam peraturan itu sudah menjelaskan mengenai pengisian melalui kanal penerbit kartu (on us) dan kanal yang berbeda atau mitra (off us).

"Yang pasti, kita mengacu pada aturan regulator. Regulator clear, dibedakan antara top up on us dan top up off us," kata Baiquni, saat ditemui di acara GATF 2017 phase II, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat 22 September 2017.

Namun, Baiquni menjelaskan, untuk pengisian uang elektronik melalui sistem on us maka BNI akan menggratiskan semuanya baik isi ulang uang elektronik di bawah Rp200.000 maupun isi ulang uang elektronik di atas Rp200.000. Hal itu dilakukan karena hampir seluruh atau sekitar 90 persen pengguna e-money BNI yaitu Tapcash, melakukan isi ulang di bawah Rp200.000.

Dengan menggratiskan biaya isi ulang di kanal BNI maka diharapkan tidak memberatkan para pengguna e-money BNI. "On us dibagi dua, top up di bawah Rp200.000 dan di atas Rp200.000. Yang di bawah Rp200.000 kita sepakat semuanya bebas (biaya)," ucap dia.

"Nah sekarang bagaimana yang di atas Rp200.000? BI menetapkan dan diperkenankan untuk membebani biaya maksimum Rp750, tergantung masing-masing kebijakan bank. Kalau on us, kami akan berlakukan (sama seperti) di bawah Rp200.000," jelas dia.

Sementara untuk yang mengisi melalui kanal lain selain BNI atau off us, lanjut Baiquni, BNI akan melakukan renegosiasi dengan merchant yabg menyediakan layanan isi ulang uang elektronik. Biaya yang dikenakan untuk isi ulang uang elektronik di luar kanal BNI sepenuhnya akan digunakan untuk opersional merchant

"Kalau off us, tentunya renegosiasi dengan merchant. Pungutan ini bukan untuk kami, tapi untuk merchant," pungkas dia.


(ABD)