Ketua DPD: Ini Saatnya Kita Memperkuat Ekonomi Daerah

Anindya Legia Putri    •    Senin, 10 Jul 2017 23:42 WIB
berita dpd
Ketua DPD: Ini Saatnya Kita Memperkuat Ekonomi Daerah
Ketua DPD RI Oesman Sapta menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia (Foto: Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPD RI Oesman Sapta menerima audiensi jajaran Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna membahas peran organisasi yang mewadahi para pengusaha Indonesia sekaligus memayungi dunia usaha Indonesia dalam membantu pembangunan dan pemerataan perekonomian Indonesia. Pertemuan tersebut terlaksana pada Senin, 10 Juli 2017.

Dalam pertemuan tersebut, Oso, sapaan Oesman Sapta, menyampaikan bahwa DPD menolak berkembangnya ritel modern atau supermarket di daerah terpencil. Karena dirasa hal tersebut dapat merusak usaha UKM setempat.

"Sebagai orang asli daerah dan selalu memperjuangkan kepentingan daerah, saya melihat belum saatnya sekarang peritel modern atau pasar modern dan supermarket berkembang sampai ke tingkat kabupaten dan kota. Sehingga untuk itu sebaiknya izin yang ada sekarang ditinjau kembali dan bagi yang baru mengajukan izin supaya ditolak," ujar Oso.

Oso menyatakan, seharusnya UKM, pasar-pasar lokal dan pasar tradisional, diberdayakan dan dimaksimalkan perannya di tiap daerah dan didukung secara maksimal oleh pemerintah daerah dan Pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia, Eddy Ganefo menyampaikan, akibat tumbuh dan berkembangnya usaha peritel modern dan supermarket secara tidak terkendali,  sekitar 70 persen pedagang lokal dan pasar tradisional tergerus omsetnya.

Untuk itu pihaknya mengharapkan dukungan dan bantuan dari DPD RI guna mengatasi persoalan tersebut dengan mengingatkan Pemerintah agar memberikan perlindungan bagi usaha kecil dan menengah. DPD pun menyambut baik dan berjanji mendukung Kadin dalam menyukseskan UKM di Indonesia.

"Sudah saatnya kita memperkuat ekonomi daerah. Kalau ekonomi daerah kuat, pasti akan ada tanda-tanda kemakmuran. Indonesia makmur jika seluruh daerahnya makmur," kata Oso, mengakhiri pembicaraan.


(ROS)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA