BI: Bali Pelopor Transaksi Nontunai Jalan Tol

   •    Senin, 25 Sep 2017 13:02 WIB
bank indonesiatransaksi non tunaiemoney
BI: Bali Pelopor Transaksi Nontunai Jalan Tol
Logo Bank Indonesia di Komplek Kantor Bank Indonesia, Jakarta (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Denpasar: Bank Indonesia (BI) menyatakan Provinsi Bali menjadi pelopor pemanfaatan transaksi nontunai di jalan tol secara penuh mulai 1 Oktober 2017. Hal itu terjadi karena daerah tersebut didukung kesiapan infrastruktur dan masyarakatnya.

"Kami dorong penggunaan nontunai dan Bali adalah yang pertama di Indonesia menggunakan nontunai untuk tol sekaligus sebagai pionir," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana, seperti dikutip dari Antara, di Denpasar, Senin 25 September 2017.

Menurut Causa, kesiapan infrastruktur perbankan dan Jasa Marga Bali Tol lebih siap dibandingkan dengan daerah lainnya sehingga implementasi transaksi nontunai di tol dapat dilakukan pada 1 Oktober 2017 atau mendahului daerah lain di Indonesia yang baru mulai 31 Oktober 2017.

Ia merasa optimistis Bali yang lebih dahulu menerapkan transaksi nontunai salah satunya di tol akan menjadikan daerah itu sebagai provinsi digital. Pria yang akrab disapa CIK itu menambahkan bahwa Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia secara tidak langsung membuat masyarakatnya lebih terbuka untuk menyesuaikan dengan perubahan.

"Termasuk semakin meningkat untuk penggunaan uang elektronik di berbagai sektor," tuturnya.

Bank sentral mengharapkan agar perbankan memudahkan layanan isi ulang uang elektronik, meningkatkan layanan purnajual uang elektronik, dan meningkatkan kerja sama dengan toko-toko ritel sehingga uang elektronik dapat diterima di banyak tempat. Selain itu, diharapkan perbankan meningkatkan sosialisasi dan edukasi penggunaan uang elektronik kepada masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin BNI Kanwil Denpasar Putu Bagus Kresna mengungkapkan hingga September ini pihaknya telah menjual sekitar 20.000 kartu Tapcash. Mendekati pelaksanaan 1 Oktober 2017 bank BUMN tersebut akan menambah penjualan kartu uang elektronik, termasuk di pintu Tol Bali Mandara, yakni di Gerbang Tol Benoa, Nusa Dua, dan Ngurah Rai.

Sehingga memudahkan masyarakat apabila belum memiliki kartu uang elektronik itu. Kami berharap sampai akhir tahun ini semua pengguna jasa tol tidak lagi menemui kendala untuk membeli uang elektronik. Kami telah menyiapkan petugas khusus yang menjual uang elektronik," pungkasnya.


(ABD)