BTN Berikan Unlimited Kredit ke Pengembang Perumahan

Desi Angriani    •    Selasa, 08 Aug 2017 13:55 WIB
btn
BTN Berikan <i>Unlimited</i> Kredit ke Pengembang Perumahan
BTN. MI/PANCA SYURKANI.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk memberikan sejumlah keistimewaan kepada para pengembang perumahan. Salah satunya dengan tidak membatasi nominal kredit tapi sesuai dengan kelayakan harga jual lahan.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, plafon kredit sebesar 70 persen dari total pembelian lahan dengan maksimal lahan seluas 20 hektar (ha).

"Kami akan mengoptimalkan penyaluran kredit konstruksi kepada pengembang dengan memberikan sejumlah keistimewaan, dengan demikian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat terus tersalurkan," kata Maryono dalam acara gathering di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

Selain itu, BTN juga meningkatkan penetrasi pasar dan pasar digital untuk memotivasi pengembang memanfaatkan kredit konstruksi dan mendorong penyaluran KPR. Kemitraan dilakukan dengan menggelar berbagai promosi dengan memberikan subsidi bunga yang terjangkau bagi nasabah.

"Melalui kerja sama promosi yang diuntungkan adalah konsumen karena biaya dan bunga menjadi lebih terjangkau," tuturnya.

Adapun pemasaran melalui layanan digital diklaim sukses menggaet sejumlah debitur. Sejak Januari sampai Juli 2017, jumlah aplikasi KPR Online untuk KPR konvensional masuk rata-rata 835 aplikasi per bulan.

Tercatat sebanyak 357 pengembang sudah bergabung di portal ini. Angka ini masih sedikit dibandingkan jumlah pengembang yang menjadi mitra sebanyak 3.500 pengembang.

Sementara total nilai KPR di tujuh bulan pertama 2017 mencapai Rp316 miiar. Performa pencairan KPR konvensional lewat jalur digital terus menanjak sejak dirilis 2015.

Ketika diluncurkan KPR online yang berhasil dicairkan hanya Rp155,7 miliar, kemudian pada tahun 2016 naik Rp 241,6 miliar, serta pertengahan 2017 sudah mencapai Rp 316 miliar.

"Performa pencairan KPR konvensional lewat jalur digital terus meningkat ini menunjukkan masyarakat maupun pengembang menilai aplikasi ini lebih efisien dan mudah," pungkasnya.


(SAW)