Produksi Perikanan Tangkap Manado Tercatat 5.184 Ton

   •    Senin, 20 Nov 2017 14:06 WIB
perikanankelautan dan perikanan
Produksi Perikanan Tangkap Manado Tercatat 5.184 Ton
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)

Manado: Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan Manado Nolfie Talumewo mengatakan produksi perikanan tangkap daerah itu mencapai sebesar 5.184 ton dalam semester pertama di 2017. Kondisi ini diharapkan memberi efek positif terhadap tingkat kesejahteraan para nelayan setempat.

"Produksi perikanan tangkap untuk semester pertama ini dihitung dari dua lokasi pengumpulan yakni di tempat pelelangan ikan Tumumpa Dua dan Calaca," kata Talumewo, di Manado, seperti dikutip dari Antara, Senin, 20 November 2017.

Talumewo merinci, untuk Januari produksi perikanan tangkap sebanyak 996,5 ton, Februari sebanyak 286 ton, Maret 826,9 ton, April 511,6 ton, Mei 898,7 ton dan, Juni sebanyak 664.675 ton. Dari hasil perhitungan yang dilakukan oleh dinas pertanian kelautan dan perikanan Manado, produksi perikanan terbanyak dikumpulkan di tempat pelelangan ikan Tumumpa Dua.

"Dibandingkan dengan Calaca. Sebab lokasinya lebih besar," tuturnya.

Ia menjelaskan, jenis ikan yang ditangkap kebanyakan adalah ikan pelagis atau permukaan, seperti cakalang, baby tuna atau madidihang, malalugis, selar atau tude, tongkol atau deho dan sunglir atau manganganu. Sedangkan untuk ikan karang tetap ada, meskipun tidak sebanyak ikan permukaan, dan jenisnya adalah goropa dan ikan kuwe atau bobara.

"Ikan-ikan tersebut ditangkap para nelayan baik kelompok maupun perorangan dan langsung dibawa ke tempat pelelangan ikan untuk dijual kepada pedagang," ujarnya.

Dia mengatakan, produksi perikanan setiap bulan tidak sama, karena cuaca yang sering berubah-ubah, sering menyebabkan nelayan tidak melaut atau tidak lama. "Tetapi tetap ada kelompok nelayan yang melaut sehingga hasilnya tetap dibawa ke pelelangan dan itu yang membuat harga ikan melonjak tinggi," tutupnya.

 


(ABD)


Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

Delegasi IMF Kembali Kunjungi Ikon Kota Denpasar

18 hours Ago

Mereka mengapresiasi inovasi dan community based¬†yang sukses terbentuk di Tukad Bindu, ya…

BERITA LAINNYA