Awal 2018, Bank Wajib Terbitkan Kartu Debit Berlogo GPN

Desi Angriani    •    Senin, 04 Dec 2017 15:14 WIB
bank indonesia
Awal 2018, Bank Wajib Terbitkan Kartu Debit Berlogo GPN
Bank Indonesia. MI/Usman.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) sudah resmi meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway sebagai sistem pembayaran yang terintegrasi di Indonesia. Dalam implementasinya, setiap bank harus mencantumkan logo GPN pada instrumen alat pembayaran domestik.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan pencantuman logo nasional di Kartu Debit ini akan mulai dilakukan pada awal Januari 2018. Sedangkan pada awal Januari 2022, nasabah wajib memiliki satu kartu ATM berlogo nasional.

"Mulai 2018, seluruh penerbit wajib menyediakan kartu berlogo nasional dan menjelaskan manfaatnya kepada nasabah," kata Agus dalam sambutannya di Function Room Gedung Bank Indonesia, Jakarta,  Senin, 4 Desember 2017.

Agus menuturkan penerapan logo nasional merupakan identitas kedaulatan nasional di bidang sistem pembayaran ritel. Dengan penggunaan logo tersebut, kartu ATM/debet dapat diterima dan digunakan secara lebih luas oleh masyarakat tanpa mengesampingkan keberadaan instrumen pembayaran yang menggunakan logo internasional.

"Bagi saudara sekalian yang punya kartu debet minimum ada satu kartu yang ada logo GPN. Mungkin kalau ke luar negeri akan ada kartu dengan logo yang lain tapi kalau di dalam negeri ini akan sangat efisien," imbuh dia.

Adapun Sistem GPN tersebut terdiri atas Standard, Switching, dan Services. Bank Indonesia lanjut Agus baru saja meluncurkan lembaga standard seperti NSICCS untuk kartu debet dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia.

Sementara lembaga switching yang dulu memiliki mitra kerja masing-masing seperti  Arthajasa, Jalin, Rintis dan Alto telah dipegang oleh empat bank besar, Mandiri, BCA, BNI, dan BRI. Semua penerbit kartu pembayaran baik issuer, acquirer, GPN harus minimal bertemu dengan dua switching GPN.

Kemudian Pendirian Lembaga Services antara empat Bank Buku 4 dan empat lembaga switching GPN, dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung implementasi GPN yaitu PKS Interkoneksi Switching antara empat lembaga switching GPN, PKS Interoperabilitas Kartu Debit antara tujuh bank, dan PKS Uang Elektronik antara empat penerbit Uang Elektronik dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Konsorsium (PK).

"Sekarang dipegang perusahaan switching yang 4 untuk uang elektronik sekarang dipegang empat bank besar buku 4. Sekarang sudah berjalan dan nanti 1 Juli 2018 akan jadi lengkap standard, switching GPN dan lembaga services," pungkas Agus.

Untuk mencapai impelentasi PGN, Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017 tanggal 21 Juni 2017 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.19/10/PADG/2017 tanggal 20 September 2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional.



 


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA