Ekspor Sektor Pertanian Meningkat 5,46 Persen pada September

Ilham wibowo    •    Senin, 15 Oct 2018 16:52 WIB
neraca perdagangan indonesiaekspor-impor
Ekspor Sektor Pertanian Meningkat 5,46 Persen pada September
Pertanian. MI/RAMDANI.

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut ekspor nonmigas terutama sektor pertanian tercatat meningkat jadi USD319 juta pada bulan September 2018. Peningkatan itu merubah catatan bulan lalu sebesar USD 302,5 juta atau selisih 5,46 persen.

"Ekspor nonmigas produk pertanian meningkat 5,46 persen disumbang oleh peningkatan ekspor biji kakao," ujar Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti dalam paparannya di kantor BPS, Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Peningkatan ekspor sektor ini juga masih lebih baik dibanding bulan yang sama pada tahun 2017 sebesar USD315,9 juta. Sepanjang 2018 pertanian menyumbang nilai ekspor sebesar USD 2.501,8 juta atau naik 0,99 persen secara year on year.

"Peran ekspor sektor pertanian  terhadap total ekspor Januari-September 2018 sebesar 1,85 persen," ungkapnya.

Yunita melanjutkan, ekspor sektor produk pertambangan dan lainnya juga meningkat 2,89 persen month to month pada September 2018 dengan nilai USD2.422,6 juta. Peningkatan itu ditopang oleh ekspor bijih tembaga.

"Sementara ekspor produk industri pengolahan menurun 7,66 persen yang disumbang oleh penurunan ekspor pakaian jadi atau konveksi dari tekstil," tuturnya.

Selama Januari-September 2018, ekspor nonmigas Indonesia menurut sektor industri pengolahan meningkat 5,71 persen dibanding 2017 yang disumbang oleh ekspor besi atau baja.

Demikian juga ekspor produk pertambangan dan lainnya meningkat 31,65 persen yang disumbang oleh meningkatnya ekspor batubara. Sedangkan ekspor produk pertanian menurun 8,33 persen yang disebabkan oleh menurunnya ekspor kopi.


(SAW)