Kemenkeu Luncurkan Tujuan SDGs

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 05 Oct 2018 15:22 WIB
kementerian keuangansdg
Kemenkeu Luncurkan Tujuan SDGs
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) Indonesia One. SDGs memungkinkan pendanaan terintegrasi yang berasal dari berbagai sumber, mulai dari private, filantrofi, lembaga donor, lembaga keuangan multilateral dan bilateral, perbankan, asuransi, dan investor.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kombinasi program pemerintah ini dilengkapi program lain yang bisa didanai BUMN, bahkan private sector. SDGs Indonesia juga akan mentransformasikan kebutuhan menjadi kesempatan bagi banyak pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek infrastruktur di Indonesia.

"Misalnya ada private sector yang mau masuk tapi enggak bisa mandiri karena risiko atau framework-nya, maka ini bisa dibantu dengan SDGs Indonesia. Mereka punya punya uang enggak punya proyek, kami bisa sediakan itu," kata dia di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Oktober 2018.

Dirinya menambahkan SDGs Indonesia One menyediakan sejumlah fasilitas, meliputi pengembangan proyek infrastruktur, fasilitas mitigasi risiko, fasilitas pembiayaan, dan fasilitas investasi. Untuk melakukan sejumlah mitigasi tersebut, pemerintah menggandeng PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), yang merupakan BUMN di bawah Kemenkeu.

Menurutnya, SDGs merupakan cetak biru untuk meraih masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan dengan menjawab tantangan atas isu global, termasuk di dalamnya kemiskinan, ketidaksetaraan, perubahan iklim, kerusakan lingkungan, kemakmuran, perdamaian, dan keadilan.

"Saat ini kesadaran akan pencapaian SDGs di Indonesia semakin meningkat, hal itu tidak hanya menjadi perhatian pemerintah dan regulator, tapi juga menjadi komitmen dari mitra-mitra pemerintah, sektor swasta dan filantrofi," jelas dia.

Hingga saat ini, komitmen SDGs Indonesia One ini telah mencapai lebih dari USD2,3 miliar atau sekitar Rp34,5 triliun. Bahkan sejumlah perusahaan yang berkomitmen untuk bergabung dengan SDGs Indonesia One, salah satu yang telah bergabung yakni pendiri CK Hutchison Holding dan Li Ka Shing Foundation, Li Ka Shing.

"Tadi banyak yang sudah mau membantu, salah satunya Li Ka Shing sebesar USD5 juta untuk bencana Palu yang masuk ke SDGs Indonesia One. Donasi juga akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala," pungkasnya.

 


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA