Anggaran Temu IMF-WB di Indonesia Paling Irit

   •    Senin, 08 Oct 2018 15:33 WIB
IMF-World Bank
Anggaran Temu IMF-WB di Indonesia Paling Irit
Pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali akan dihadiri lebih dari 19 ribu peserta dari 189 negara -- Foto: Antara/ Nyoman Budhiana

Jakarta: Pertemuan tahunan IMF-World Bank yang diselenggarakan di Bali sempat menuai kritik, salah satunya terkait anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia.

Berdasarkan data yang didapat Media Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan anggaran empat tuan rumah IMF-World Bank sebelum Indonesia. Tahun 2009 diselenggarakan Turki dengan anggaran Rp1,25 triliun dan hanya digunakan untuk biaya konstruksi. 

Lalu tahun 2012 diselenggarakan di Jepang dengan anggaran Rp1,1 triliun, tuan rumah tahun 2015 Peru dengan anggaran Rp2,29 triliun dan juga hanya digunakan sebagai biaya konstruksi.

Kemudian tahun 2016 diselenggarakan di Singapura dengan anggaran Rp994,4 miliar. Tahun 2018, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dengan mengalokasikan anggaran sejumlah Rp810,17 miliar. Sehingga jelas terlihat, anggaran Indonesia untuk ajang IMF-World Bank paling kecil.

Hal ini bisa menjawab permintaan Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno agar pemerintah berhemat dalam perhelatan IMF-World Bank di Bali. Salah satunya ia meminta acar dilangsungkan dengan jamuan makan yang sederhana, dengan menu makanan nasi ulam.

Pun dengan kritikan Ekonom Rizal Ramli yang mengatakan dana Rp810 miliar yang dialokasikan pemerintah sangat besar. Rizal pun mengatakan keheranannya karena tidak ada pesta Bank Dunia yang semewah disajikan Indonesia. Terkait makanan hanya disediakan potato chips, kalau makanan lain dirinya mengatakan merogoh kocek sendiri.




(UWA)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA