THR Belum Dongkrak Pola Konsumsi Masyarakat

   •    Senin, 11 Jun 2018 14:38 WIB
tunjangan hari rayakonsumsi rumah tangga
THR Belum Dongkrak Pola Konsumsi Masyarakat
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)

Pekanbaru: Pengamat Ekonomi dari Universitas Riau Prof HB Isyandi berpendapat perolehan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan karyawan di Provinsi Riau belum mampu mendongrak pola konsumsi masyarakat yang bergerak pada tren peningkatan.

"2018 sepertinya sama dengan tren pertumbuhan ekonomi pada 2017, di mana konsumsi nonpangan masyarakat sedikit menurun, seperti memenuhi kebutuhan sekunder, ganti HP baru, beli rumah atau kendaraan dan lainnya," kata HB Isyandi di Pekanbaru, seperti dikutip dari Antara, Senin, 11 Juni 2018.

Menurut dia, perolehan THR seharusnya mampu memberi peluang percepatan pertumbuhan ekonomi dan pola belanja yang bergeser maju di daerah. Ia mengatakan, konsumsi nonpangan masyarakat sedikit menurun lebih karena daya dorong pertumbuhan ekonomi juga sedikit melemah.

"Berbeda dengan pemenuhan untuk konsumsi pangan yakni kebutuhan sembako dan lainnya yang kondisinya terlihat masih stabil karena itu hanya untuk alasan mempertahankan hidup," jelasnya.

Ia memandang bahwa menurunnya daya beli atau pola belanja masyarakat antara lain dipicu oleh kecepatan inflasi, dan sebagainya.

Untuk mendongkrak laju pola konsumsi masyarakat tentunya diperlukan kebijakan pemerintah, yakni berupa pancingan untuk mengeluarkan kebijakan atau sejenis program guna mendorong konsumsi lebih naik lagi antara lain dengan meningkatkan tunjangan kerja dan tunjangan prestasi kerja mulai dari THR, gaji 13 atau gaji 14 itu.

"Kendati belum diyakini akan mampu memberikan peningkatan signifikan bagi pola konsumsi minimal bisa memberikan pengaruh terkait kebutuhan Lebaran, mulai dari membeli baju baru, persiapan kue, mengecat rumah dan lainnya," tambah dia.

 


(AHL)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

10 hours Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA