PPh DIRE Turun, Ciputra Group Bakal Jual Aset Properti Rp15 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 30 May 2016 19:19 WIB
investasi properticiputra property
PPh DIRE Turun, Ciputra Group Bakal Jual Aset Properti Rp15 Triliun
Aset Properti. FOTO ANTARA/Rosa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ciputra Group berencana menjual aset properti lewat mekanisme ‎KIK Dana Investasi Real Estate (DIRE). Aset yang ditawarkan, terdiri dari mal, hotel, rumah sakit, dan perkantoran mencapai Rp15 triliun.

"Itu aset komersial secara potensi Rp15 triliun," tutur ‎Direktur Keuangan PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Tulus Santoso Brotosiswojo, ‎ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/5/2016).

Santoso menekankan penjualan aset itu bakal terealisasi asalkan pemerintah merealisasikan penurunan‎ pajak penghasilan (PPh) DIRE dari lima persen menjadi 0,5 persen‎. Selain itu, penurunan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB)‎ menjadi satu persen‎. Sehingga total pajak untuk pembangunan properti menjadi 1,5 persen.

Dengan keadaan itu, maka Indonesia ‎bisa bersaing dengan Singapura yang mematok perpajakan untuk properti sebesar tiga persen.‎

"Semua ini sebenarnya kita melihat kalau cukup rendah dan cukup efisien investornya juga tertarik," tegas Tulus.

Produk KIK DIRE yang masih kecil di Indonesia dikarenakan ‎yield atau imbal hasil dari DIRE saat ini masih kurang kompetitif, bila dibandingkan dengan instrumen keuangan yang lain seperti Surat Utang Negara (SUN), obligasi, dan deposito yang mencapai delapan persen.

"Sehingga kalau yield-nya kalau kurang dari delapan persen, orang juga pada pilih SUN atau deposito saja," ujar Tulus.‎
 


(SAW)