Menteri Amran Minta Tolong Polisi Kawal Distribusi Benih Jagung

M Rodhi Aulia    •    Sabtu, 15 Oct 2016 07:07 WIB
kementerian pertanian
Menteri Amran Minta Tolong Polisi Kawal Distribusi Benih Jagung
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Metrotvnews.com, Bone: Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim impor jagung turun 60 persen. Amran terus berusaha menekan impor jagung dengan memberikan benih jagung secara cuma-cuma.

"Ada benih nanti, benih jagung (untuk lahan seluas) 3 juta hektare gratis untuk seluruh Indonesia bersama pupuk. Termasuk Bone," kata Amran di sela-sela Panen Pedet (anak sapi), di Lapangan Sepak Bola Desa Hulo, Kecamatan Kahu, Bone, Jumat (14/10/2016).

Amran meminta pertolongan aparat penegak hukum jika ada yang curang dalam pendistribusian benih jagung dan pupuk gratis tersebut. Amran tidak rela sekelompok orang atau mafia menggelapkan hak petani.

"Pak Kapolres Bone (AKBP Raspani), aku minta tolong boleh? Pak Irwasda Polda Sulsel (Kombes Pol Lukas Arry Dwiko Utomo)? Tolong yang ada jual-beli, tangkap. Masukkan ke penjara. Ini perintah menteri," ucap dia.

"Saya ulangi, tolong tangkap kirim ke penjara. Bongkar di mana mereka. Enggak boleh main-main. Kejar. Itu haknya rakyat. Saya dengar pak Kapolres ini orangnya disiplin. Satu minggu, saya terima laporannya," imbuh Amran.

Amran menambahkan, akan memberikan benih berapapun yang diminta Bone atau Sulawesi Selatan. Amran bertekad ke depan, impor jagung nihil.

Selain itu, Amran mengaku mendapatkan kabar bahwa akan ada delapan kapal  yang membawa jagung impor ke Indonesia. Sebelum diturunkan di sejumlah pelabuhan, Amran memerintahkan kapal itu pulang lagi ke negara asalnya.



(MEL)