Diplomasi Ekonomi, Kepala BKPM Kunjungi Qatar

Sonya Michaella    •    Sabtu, 15 Oct 2016 08:11 WIB
trade expo indonesia
Diplomasi Ekonomi, Kepala BKPM Kunjungi Qatar
Pengunjung mendatangi Trade Expo Indonesia 2016. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan mengunjungi Qatar pada akhir Oktober 2016 dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Qatar.

Hal ini terungkap sebagai salah satu hasil pertemuan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dengan Duta Besar RI untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi dalam rangka membawa Delegasi Pengusaha Qatar menghadiri Trade Expo Indonesia 2016 yang juga didampingi Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Doha, Endang Kuswaya pada 13 Oktober 2016.

Rencana ini menindaklanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo ke Qatar pada September 2015 lalu dan kunjungan Menteri Ekonomi dan Perdagangan Qatar, Y.M. Sheikh Ahmed Bin Jassim Al-Thani ke Jakarta pada 3 Agustus 2016.

"Kunjungan tersebut juga mewarnai peringatan 40 tahun hubungan diplomatik kedua negara sejak dibuka pada 1976," ujar Dubes Basri, dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Ketika berkunjung ke Qatar, Presiden Jokowi telah menandatangani beberapa perjanjian seperti kerja sama bagi bebas visa bagi pemegang paspor dinas dan diplomatik.

Kemudian pembentukan joint investment company senilai USD1 miliar, pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik antara PT. Pembangkit Jawa Bali dengan Nebras Power dengan investasi USD500 juta di Belawan, Sumatera Utara, serta rencana pengembangan investasi Qatar di bidang infrastruktur dan pertanian.

"Kebijakan Qatar yang menerapkan kebijakan look east dalam mengembangkan kerja sama ekonomi dan investasi dengan berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia membuka peluang untuk dimaksimalkan," tambah dia.

Oleh karena itu, KBRI juga memanfaatkan berbagai peluang usaha sehubungan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan sekaligus upaya Qatar mewujudkan Visi Nasional Qatar 2030.

Pada ajang TEI 2016, Dubes Basri menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Kadin Timur Tengah dengan Source of Fortune (SOF) Supermarket, Qatar yang diwakili oleh  Mahdi Musa  dan Hendra Hartono mewakili KADIN untuk memasarkan produk UKM/IKM Indonesia di Qatar dan kawasan Timur Tengah.

Menurut Kuasa Usaha Ad-interm KBRI Doha, Boy Dharmawan, swalayan SOF akan membantu promosi ekspor dan diharapkan akan meningkatkan kerja sama ekonomi Indonesia-Qatar di bidang perdagangan. Menurut Mahdi Musa, peluang bisnis di Qatar cukup menjanjikan dan lebih mudah dibandingkan negara di kawasan Timur Tengah lainnya.

"Perlu fighting spirit dalam melakukan bisnis di Qatar," ujar tokoh diaspora yang bermukim lebih dari 20 tahun di Qatar dan memiliki pasar swalayan Qatindo dan pemasok produk Indonesia di Hypermarket Carrefour di Qatar.


(AHL)