Ekspor Kerajinan Kulit Bali Capai USD956.927

   •    Minggu, 24 Dec 2017 11:00 WIB
ekspor
Ekspor Kerajinan Kulit Bali Capai USD956.927
Illustrasi (ANT/M Agung Rajasa).

Bali: Bali mengekspor berbagai jenis cenderamata dari bahan baku kulit sebesar USD956.927 selama Oktober 2017 atau meningkat USD145.545 dolar atau naik 17,94 persen dibanding bulan sebelumnya (September 2017) tercatat USD811.382.

"Perolehan devisa itu dibanding dengan bulan yang sama tahun sebelumnya juga meningkat USD126.905 atau 15,29 persen, karena pengapalan cenderamata dari bahan baku kulit di Oktober 2016 hanya menghasilkan sebesar USD830.022," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri, dikutip dari Antara, Minggu, 24 Desember 2017. 

Ia mengatakan, aneka jenis cenderamata dari bahan baku kulit hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali itu, hanya mampu memberikan kontribusi sebesar 2,01 persen dari total ekspor Bali mencapai USD47,69 juta selama Oktober 2017, tapi meningkat USD2,72 juta atau 6,05 persen dibanding bulan sebelumnya tercatat USD44,97 juta.

Total ekspor Bali tersebut dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya merosot hingga USD6,08 juta, atau 11,31 persen, karena pengiriman berbagai jenis komoditas dari Pulau Dewata itu menghasilkan sebesar USD53,77 juta.

I Gede Nyoman Subadri menambahkan, Singapura menyerap paling banyak cenderamata berbahan baku kulit dari Bali, yakni mencapai 21,77 persen, menyusul pasaran Jepang 21,29 persen, Hong Kong 18,92 persen, Amerika Serikat 2,85 persen, dan Australia 4,66 persen.

Selain itu, ekspor juga telah menembus pasaran Tiongkok 0,05 persen, Thailand 1,04 persen, Jerman 2,85 persen, Belanda 5,41 persen, dan 21,17 persen sisanya ke berbagai negara lainnya di belahan dunia.

I Gede Nyoman Subadri menjelaskan, kerajinan berbahan baku kulit merupakan salah satu dari 17 jenis usaha hasil kerajinan skala rumah tangga yang diproduksi dengan rancang bangun (desain) yang unik dan menarik untuk pria dan wanita.

Perajin Bali sangat kreatif memproduksi aneka jenis cenderamata bernilai seni dengan harga yang terjangkau dan bersaing di pasaran luar negeri. Produk ekspor itu juga sangat diminati oleh sebagian besar pelancong dalam dan luar  negeri yang berliburan ke Bali. Aneka jenis cenderamata tersebut antara lain sepatu dan sandal untuk semua usia, baik wanita maupun pria. Selain itu, ikat pinggang dan aneka jenis tas.

 


(SAW)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

2 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA