BI Catat Uang Rusak di Babel Capai Rp572,4 Miliar

   •    Selasa, 02 Jan 2018 08:03 WIB
bank indonesiauang
BI Catat Uang Rusak di Babel Capai Rp572,4 Miliar
Petugas mengecek kondisi uang rusak yang ditukarkan oleh warga di Bank Indonesia (MI/MOHAMAD IRFAN)

Pangkalpinang: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung (Babel) mencatat sebanyak Rp572,4 miliar Uang Tidak Layak Edar (UTLE) atau uang rusak di daerah tersebut selama 2017. Adapun UTLE di 2017 ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebanyak Rp447,8 miliar

"Selama 2017, BI lebih gencar sosialisasikan ke masyarakat untuk menukarkan uang yang tidak layak edar dengan uang yang layak edar sehingga jumlah UTLE meningkat," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Babel Bayu Martanto, seperti dikutip dari Antara, di Pangkalpinang, Selasa, 2 Januari 2018.

Di sisi lain, BI mengadakan program gebyar rupiah sekaligus gerakan peduli koin dan uang lusuh. Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan uang yang layak dipergunakan. Selain itu, guna memperkuat kedaulatan Indonesia.

"Kita intens memberikan pelayanan kepada masyarakat supaya mendapat uang layak edar. Uang lusuh kita ganti dengan uang yang baru atau uang layak edar melalui penukaran di BI atau kas keliling di beberapa wilayah di Babel," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, UTLE yang dikumpulkan akan dimusnahkan di KPw Provinsi Sumatera Selatan dan Babel. Bayu berharap masyarakat bisa menyayangi dan merawat uang rupiah mengingat besarnya biaya yang dikeluarkan oleh BI untuk melakukan pencetakan uang baru.

"Pemusnahan ini secara rutin setiap minggu kita lakukan. Sebagian UTLE kita kirim ke Palembang. Untuk pemusnahan menggunakan mesin dan uang akan dipilah dan dimusnahkan hingga uang betul-betul sudah tidak bisa dikenal," pungkasnya.


(ABD)