Tertinggi Sejak 3 Tahun, Uang Beredar Selama 2017 Capai Rp694,8 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 05 Jan 2018 20:42 WIB
bank indonesia
Tertinggi Sejak 3 Tahun, Uang Beredar Selama 2017 Capai Rp694,8 Triliun
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat uang yang beredar selama 2017 mengalami peningkatan sebesar 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah ini merupakan yang paling tinggi selama tiga tahun terekahir.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan peredaran uang kartal mencapai Rp694,8 triliun pada 2017. Angkanya mengalami kenaikkan uang yang diedarkan pada 2016 sebanyak Rp612,6 triliun.

"Hasil dari catatan kami, jumlah tersebut adalah yang tertinggi dalam jangka waktu tiga tahun terakhir," kata dia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Januari 2018.

Dirinya menambahkan, faktor meningkatnya uang yang diedarkan adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Sementara itu, faktor tahun politik pada 2018 tidak akan banyak berpengaruh terhadap uang yang diedarkan.

"Dari perkembangan tahun-tahun sebelumnya itu pertumbuhan uang beredar uang kartal itu yang paling besar faktor pertumbuhan ekonomi. Kita semua optimistis 2018 pertumbuhan ekonomi lebih baik. Jadi kebutuhan alat transaksi lebih tinggi," jelas dia.

BI juga mencatat kenaikan outflow sebesar 12,2 persen menjadi Rp684,9 triliun, serta inflow meningkat sebesar 3,3 persen menjadi Rp603,6 triliun. Secara rata-rata sepanjang 2017, kas secara nasional setara 2,85 per bulan rata-rata outflow.

Secara pecahan, uang kartal yang paling banyak beredar adalah pecahan Rp100 ribu senilai Rp454 triliun. Sedangkan untuk uang logam, pecahan yang paling banyak beredar adalah Rp500 dengan nilai mencapai Rp3,8 triliun.


(AHL)