WOM Finance Siap Hadapi Ketatnya Persaingan Bisnis

Angga Bratadharma    •    Kamis, 09 Nov 2017 12:37 WIB
wom finance
WOM Finance Siap Hadapi Ketatnya Persaingan Bisnis
Presiden Direktur PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk (WOM Finance) Djaja Suryanto Sutandar (kiri). (FOTO: ANTARA/Audy Alwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) telah melakukan beberapa inisiatif pada 2017 terkait dengan perbaikan kinerja. Bahkan, di tengah penjualan sepeda motor baru yang diproyeksikan hanya naik dua persen, pembiayaan masih mengalami peningkatan khususnya di merek Honda dan Kawasaki.

Presiden Direktur Perseron Djaja Sutandar menuturkan, melihat pertumbuhan yang positif maka WOM Finance yakin mampu menghadapi ketatnya persaingan industri pembiayaan. Sejumlah strategi siap diimplementasikan agar bisa tumbuh lebih maksimal dan menekan sejumlah risiko yang bisa terjadi kapan saja.

"Dengan komitmen yang tinggi dan didukung oleh tim yang solid kami siap melangkah ke depan dan optimistis akan memberikan pertumbuhan profitabilitas yang lebih baik lagi," ujar Djaja, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Peningkatan juga terjadi pada pembiayaan multiguna (MotorKu dan MobilKu) yang telah memberikan kontribusi 41 persen dibandingkan dengan 2016 sebesar 34 persen dan 2015 sebesar 26 persen. Perbaikan strategi collection dan penerapan grading juga menjadi salah satu langkah perusahaan dalam peningkatan kualitas pembiayaan. Perbaikan strategi collection ini dilakukan dengan memberikan insentif yang tepat.

"Sehingga berdampak positif pada penurunan Non Performing Financing (NPF) menjadi 2,6 persen dibandingkan dengan 3,84 persen di September 2016 dan 3,32 persen di Desember 2016," tuturnya.

Inisiatif-inisiatif yang dilakukan di sepanjang 2017 berdampak positif pada pencatatan kinerja keuangan. Sampai dengan September 2017, Wom Finance  membukukan laba bersih sebesar Rp101 miliar naik signifikan 78 persen dari Rp57 miliar pada periode yang sama di 2016. Pada periode yang sama, WOM Finance juga berhasil membukukan kenaikan aset sebesar 11 persen dari Rp6,2 triliun menjadi Rp6,923 triliun.

"Ekuitas perseroan juga naik 13 persen dari Rp807 miliar menjadi Rp913 miliar pada September 2017, " ungkapnya.


(AHL)