Revolusi Industri 4.0 di Depan Mata

   •    Jumat, 09 Feb 2018 19:28 WIB
revolusi industri
Revolusi Industri 4.0 di Depan Mata
Ilustrasi. (FOTO: MI/Irfan)

Jakarta: Revolusi industri generasi keempat alias industri 4.0 sudah di depan mata. Peran manusia pun akan tergantikan dengan munculnya teknologi seperti robot.

Kepala Staf Presidenan (KSP) Moeldoko mengatakan jika setiap generasi muda harus bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut.

"Mereka yang bertahan adalah mereka yang berhasil membangun dirinya," tegas mantan Panglima TNI itu, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 9 Februari 2018.

Tidak cukup hanya itu, lanjut dia, generasi muda yang berhasil adalah mereka yang berhasil membangun dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dengan melakukan hal-hal produktif.

Moeldoko meminta generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik. Sebab, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan ketika berada dalam lingkungan politik.

"Dalam politik, kita seringkali hanya berfokus pada risiko. Padahal, dalam politik juga terdapat peluang-peluang. Yang paling penting adalah tetap berpikiran positif dan berbuat sesuatu, sekecil apapun, untuk membuat keadaan lebih baik," tambah dia.

Baca: Perguruan Tinggi Diminta Mengantisipasi Revolusi Industri 4.0

Menurut Moeldoko, tantangan nasionalisme bagi generasi muda ke depan bukan lagi soal angkat senjata. Namun, bagaimana turut menyejahterakan masyarakat luas melalui inovasi dan produksi hal yang positif.

"Kuncinya adalah bagaimana mendistribusikan apa yang kita punyai, apa yang kita mampu, untuk mewujudkan keadilan sosial di tengah-tengah masyarakat," tambahnya.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian tengah menyusun roadmap menuju revolusi industri keempat atau industri 4.0. Penyusunan kerangka industri yang terhubung dengan sistem internet ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meyakini penerapan revolusi industri keempat atau Industri 4.0 dapat mengakselerasi target dari visi Indonesia pada  2045. Sasarannya antara lain menjadi salah satu negara dengan pendapatan tinggi dan salah satu kontributor Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di dunia.

"Kementerian Perindustrian sedang menyusun roadmap revolusi industri 4.0 agar Indonesia di 2045, pertumbuhan ekonominya sebesar 6,4 persen, nilai PDB per kapita USD28.934, dan peringkat keempat PDB dunia," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

 


(AHL)


Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

Analis: Krisis Turki Bisa Tekan Rupiah ke Level Rp14.700/USD

2 hours Ago

Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan jual yang tinggi karena krisis ekonomi di Turki menggangg…

BERITA LAINNYA