Bulog Ubah Pasar Tradisional ke Dunia Digital

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 06 Jun 2018 14:18 WIB
bulog
Bulog Ubah Pasar Tradisional ke Dunia Digital
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Jakarta: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) berencana memanfaatkan platfrom digital untuk menjajakan produk komoditasnya.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengaku dalam waktu dekat rencana tersebut dapat terealisasikan. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari komoditas utama di pasar.

"Jadi ibu-ibu sekarang lebih ingin yang praktis dan Insyaallah tidak terlalu lama akan terealisasi," ujarnya di Gudang Bulog Divisi Regional Jakarta dan Banten, Rabu, 6 Juni 2018.

Ia menambahkan pihaknya sudah berbicara secara lisan dengan beberapa pengembang aplikasi e-commerce di Indonesia. Melalui digital, permainan harga pasar oleh tengkulak dapat diminimalisir.

"Ya itu nanti kerja sama dengan Go-Jek misalnya terus blanja.com, bisa saja kita kerja sama," tambahnya.

Menurut dia gebrakan tersebut menjadi yang kedua setelah inovasi beras kemasan 200 gram yang dibanderol Rp2.500 per kemasan. Selain itu, kebijakan tersebut juga membuat Bulog tidak lagi melakukan penjualan produknya melalui Rumah Pangan Kita (RPK) yang kurang lebih berjumlah 30 ribu di seluruh Indonesia.

 


(AHL)