Emas Antam Menguat ke Rp662 Ribu/Gram di Akhir Pekan

Angga Bratadharma    •    Jumat, 07 Sep 2018 10:03 WIB
harga emas
Emas Antam Menguat ke Rp662 Ribu/Gram di Akhir Pekan
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Jumat tercatat naik sebesar Rp1.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp661 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp662 ribu per gram. Sementara itu, harga emas berjangka berakhir lebih tinggi karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Jumat, 7 September 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp619 ribu per gram atau setara dengan Rp6,19 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp613,9 ribu per gram atau setara dengan Rp15,34 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp611,5 ribu per gram atau setara dengan Rp30,57 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp610,3 ribu per gram atau setara dengan Rp61,03 juta.



Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp608,1 ribu per gram atau setara dengan Rp304,08 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap mata uang utama lainnya.

Sedangkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sebanyak USD3,0 atau 0,25 persen menjadi ditutup pada USD1.204,3 per ons. Indeks USD, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,13 persen menjadi 95,09 pada pukul 19.40 GMT.

 


(ABD)