Harapan Menteri Rini ke Bos Baru Garuda Indonesia

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 18 Apr 2017 16:44 WIB
garuda indonesia
Harapan Menteri Rini ke Bos Baru Garuda Indonesia
Pahala Nugraha Mansury untuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). ANTARA/Fajrin Raharjo.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham telah merestui bankir Pahala Nugraha Mansury untuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk  (GIAA).  

Kemudian Menteri BUMN Rini Soemarno berharap besar, agar sosok baru bos makaspai pelat merah tersebut bisa memperbaiki kinerja perusahaan selama ‎12 bulan ke depan.

"Kita beri waktu dalam 12 bulan ini sih," kata Rini, ditemui dalam acara 'Ulang Tahun ke-19 Kementerian BUMN' di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa 18 April 2017.

baca : Menteri Rini Masih Bingung dengan Fungsi Kementerian BUMN

Menurut Rini, penunjukan Pahala sebagai Dirut Garuda Indonesia, karena diharapkan bisa memperbaiki kinerja operasional dan keuangan perseroan. Diharapkan kinerja  Garuda semakin tinggi dari periode-periode tahun sebelumnya.

"Garuda itu memang saat ini memerlukan restrukturisasi secara menyeluruh. Dari segi operasional, dari segi keuangan. Bagaimana memperkuat operasional dan makin kuat di domestik maupun internasional, dan juga memperkuat struktur keuangannya. Setelah interview banyak orang, Pahala yang kita tunjuk dan paling tepat," jelas dia.

Rini sendiri memang belum puas dengan pencapaian Garuda saat dipimpin Arif Wibowo di dua tahun belakangan ini. Oleh karena, sosok Pahala bisa mengeluarkan terobosan baru dalam bisnis perjalanan yang tidak hanya mengandalkan tiket pesawat terbang saja, tapi dengan yang lainnya.

"Memang menurut saya ada hal yang saya melihat masih perlu diperkuat. Jadi memang struktur secara operasional menyeluruh, terutama sinergi antara Garuda, Citilink, dengan GMF, dan aktvitas yang lain termasuk aerowisatanya," papar Rini.

Pengganti Pahala

Adapun pengganti Pahala di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Rini masih terus melakukan seleksi dengan jajaran Direksi dan Komisaris. Bisa saja, pengganti Pahala datang dari perusahaan BUMN lainnya.

"Internal juga bagus. Kita sedang melihat juga, sinergi antar BUMN harus kita perkuat. Jadi apa perlu antarbank, atau perlu kekuatan di IT nya. Jadi talent full BUMN secara menyeluruh yang kita lihat," pungkas Rini.


 


(SAW)