Bangun LRT, KAI Cari Pembiayaan dari Luar dan Dalam Negeri

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 19 May 2017 17:55 WIB
lrtproyek lrt
Bangun LRT, KAI Cari Pembiayaan dari Luar dan Dalam Negeri
Menhub Budi Karya Sumadi. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah telah merampungkan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2016 mengenai skema pembiayaan kereta api ringan atau Light Rail Transit Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi. ‎Dalam dua minggu ke depan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan ada memo dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terkait dana pembangunan LRT tersebut.

"Feeling saya dua minggu lagi akan selesai, mereka (KAI) akan memberikan memo terkait untuk mendapatkan dana," jelas ‎Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat 19 Mei 2017.

Isi dari peraturan tersebut, diputuskan bila pembiayaan LRT tidak diperoleh dari anggaran negara. Karena itu, KAI sebagai operator ditugasi untuk mendapatkan pembiayaan. Mekanisme pembiayaan korporasi diharapkan juga bisa memperlancar‎ pembangunan infrastruktur rel di daerah.




Budi optimistis, perusahaan pelat merah di sektor transportasi bisa meraih pendanaan. Sebab, banyak lembaga keuangan yang siap mendanai proyek t‎ersebut.

Lembaga keuangan yang akan mendanai, lanjut Budi, bisa datang dari perbankan luar maupun dalam negeri. ‎Pemerintah sangat sadar, jika pembangunan proyek tidak bisa mengandalkan kas keuangan negara.

‎"Saya akan rapat dengan KAI dan BUMN. Jadi saya siapkan, apa saja desain, syarat-syarat, cara pembayaran yang bisa diberikan. Proyek itu menjadi prioritas karena memperkuat konektivitas moda transportasi Ibu Kota. Kereta ini jadi harapan baru, agar bisa melakukan percepatan di daerah-daerah," tukas Budi Karya.

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA