Kementan Amankan Stok Pangan

   •    Sabtu, 16 Sep 2017 09:56 WIB
pangankementerian pertanian
Kementan Amankan Stok Pangan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (FOTO: ANTARA/Akbar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan), berupaya menjaga ketersediaan pangan terutama menghadapi musim paceklik.

Saat melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan jajarannya untuk menjaga ketat produksi pangan, terutama pada masa kritis tanam Juli-Agustus-September.

"Ini bulan kita. Sebentar lagi melewati masa kritis untuk tanaman pangan, tinggal dua minggu lagi. Tolong dikawal," kata Mentan di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Dia berharap musim paceklik yang biasa terjadi pada November-Desember-Januari pada tahun ini tidak terjadi.

"Tolong dijaga ketat. Ini supaya tidak ada paceklik tahun kedua. Stok kita aman sampai tahun ke depan," ungkapnya.

Dari Jawa Tengah diwartakan, musim tanam pertama untuk komoditas tanaman padi di Kabupaten Kudus diprediksi dimulai pertengahan Oktober 2017, mengingat penggelontoran air dari Waduk Kedung Ombo melalui Bendung Klambu, Kabupaten Grobogan, baru dimulai kemarin pagi.

"Penggelontoran baru pagi tadi pukul 06.00 WIB dari Bendung Klambu, Kabupaten Grobogan, dengan debit air sekitar 4 meter kubik per detik," kata Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Akrab di Kudus, kemarin.

Setelah penggelontoran dilakukan, kata dia, petani masih harus menunggu proses pembasahan jaring-an irigasi karena musim kemarau seperti sekarang, biasanya butuh waktu lebih lama untuk pembasahan.

Selain itu, lanjut dia, di sepanjang aliran sungai, biasanya juga terjadi banyak retakan tanah, sehingga kecepatan penggelontoran airnya juga menyesuaikan kondisi tersebut. Ia berharap, areal pertanian di dekat saluran bisa mengawali pembibitan padi. (Media Indonesia)

 


(AHL)