Ekspor Indonesia ke Tiongkok Masih yang Utama

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 15 Sep 2017 10:58 WIB
neraca perdagangan indonesiaindonesia-tiongkok
Ekspor Indonesia ke Tiongkok Masih yang Utama
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jika ekspor ke Tiongkok masih yang paling besar dibandingkan negara tujuan ekspor ke negara lain. Dari Januari hingga Agustus 2017, ekspor ke Tiongkok mencapai USD12,68 miliar atau 12,84 persen dari total ekspor.

“Kalau diidentifikasi, komoditasnya yaitu minyak sawit mentah dan batu bara," kata Kepala BPS Suhariyanto, dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Jumat 15 September 2017.

Dirinya menambahkan, impor Tiongkok pada Juli hanya 7,2 persen namun kemudian pada Agustus kemarin naik menjadi 13,7 persen. Sementara itu, apabila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu ekspor nonmigas nasional hanya tumbuh 9,98 persen.

Menurut Suhariyanto, peningkatan eskpor ke Tiongkok dikarenakan perekonomian negara tersebut yang terus berkembang. Bukan hanya dengan Indonesia, perdagangan antara Tiongkok dengan negara lain juga mengalami peningkatan.

Selain Tiongkok, negara tujuan ekspor Indonesia terbesar adalah Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Nilai eskpor Indonesia ke AS mencapai USD11,37 miliar atau 11,51 persen dari total ekspor, sementara ke Jepang mencapai USD9,29 miliar atau 9,40 persen dari total nilai ekspor.

Sementara itu, nilai ekspor Indonesia ke negara-negara kawasan Asean mencapai USD21,21 miliar, atau 21,48 persen dari total nilai ekspor. Sedangkan ekspor ke negara-negara di kawasan Uni Eropa secara kumulatif mencapai USD10,84 miliar, atau 10,98 persen dari total nilai ekspor.

Pada Agustus 2017, neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus USD1,72 miliar, dengan total nilai ekspor USD15,21 miliar dan impor USD13,49 miliar. Dengan demikian secara kumulatif sejak Januari-Agustus, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus USD9,11 miliar.

 


(AHL)