Masyarakat Perbatasan Belum Mengetahui Peredaran Uang Baru

   •    Minggu, 18 Jun 2017 10:23 WIB
uang baru
Masyarakat Perbatasan Belum Mengetahui Peredaran Uang Baru
Rupiah. ANTARA/Muhammad Adimaja.

Metrotvnews.com, Nunukan: Bank Indonesia(BI)  mengakui masyarakat perbatasan RI-Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara belum merata  mengetahui peredaran uang baru emisi 2016.

Hal ini dikemukakan oleh Staf Pengawasan Sistem Pembayaran BI Kaltara Jazali Abdul Halim saat melayani penukaran uang baru di depan Kantor BNI 46 Cabang Nunukan, Jumat.

"Oleh karena itu, BI akan terus mengsosialisaiskan kepada masyarakat di daerah itu dengan memanfaatkan momen lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah melalui melayani penukaran uang lama," kata dia dikutip dari Antara, Minggu 18 Juni 2017. 

Ia menambahkan, masyarakat perbatasan perlu mengetahui jenis-jenis pecahan uang baru emisi 2016 agar tidak mengalami kesulitan saat bertransaksi.

Sehubungan dengan itu, BI mengantisipasinya dengan mengedarkan uang baru dengan pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000 dan Rp20.000 pada bulan puasa ini dimana transaksi sangat tinggi.

"Kita perkirakan masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan yang mengetahui sudah ada uang baru emisi 2016 baru sekitar 60 persen," sebut Jazali Abdul Halim.


(SAW)