Menteri Rini Dianggap Diktator oleh Bos BUMN

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 05 Dec 2017 21:31 WIB
bumn
Menteri Rini Dianggap Diktator oleh Bos BUMN
Menteri BUMN Rini Soemarno (ANT/Wahyu Putro A).

Tangerang: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku dirinya dianggap sebagai seorang diktator bagi semua direksi perusahaan pelat merah. Namun, semua itu dilakukan demi mendorong kinerja BUMN yang telah lama berjalan lambat.

Rini sering menghubungi Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin demi mengetahui progres pembangunan bandar udara (bandara) nasional.

"Saya perhatikan masalah-masalah dan cerewet. Menurut saya negara kita sedikit terlambat, seperti backlog bandara yang 20 persen sudah tertinggal," ucap Rini, ditemui dalam acara 'BUMN Expose Infrastruktur‎ Untuk Peningkatan Produktivits dan Mobilitas Masyarakat' di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa, 5 Desember 2017.

Bukan hanya Dirut AP II, Rini juga melakukan hal yang 'keras' kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk  (WSKT) pada saat kunjungan ke Korea.

"Pak Choliq (Dirut Waskita Karya) pergi ke Korea dengan saya, dan bilang (saya) diktator," jelas Rini.

Lalu, sikap diktator wanita kelahiran 1958 ini juga ditunjukkan ke orang nomor satu PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), yakni Maryono. Rini menyebut BTN hanya membuat fisik rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sedangkan fasilitas umum yang benar tidak direalisasikan.

"Padahal rumah (MBR) ini sering kali untuk keluarga muda, ada anak-anak butuh tumbuh, butuh lapangan untuk main bola. Ini kita programnya kurang. Makanya saya bilang ke pak Maryono gak mau hanya biayai rumah, BTN harus lihat pembiayaan kawasannya," tegas Rini.

Pengembangan kawasan, lanjut Rini, lebih penting bagi masyarakat. Pembangunan rumah MBR saat ini juga tidak ditempatkan di pusat kota, melainkan di pinggiran kota yang akses airnya sangat sulit.

"MBR kan pendapatannya saja rendah, ditempatkan rumah yang jauh. Kita tekankan BUMN harus beri contoh, kalau buat kawasan di kota harus bisa sediakan tempat untuk MBR dekat dengan transportasi dengan harga yang murah," pungkas Rini.

 


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA