14 Tahun Melantai di Pasar Modal

BRI Resmi Pecah Saham

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 10 Nov 2017 11:28 WIB
bri
BRI Resmi Pecah Saham
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rani)

Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi merayakan 14 tahun perseroan melantai di pasar modal Indonesia. Bank pelat merah ini pun resmi memecah harga saham atau stock split untuk merayakannya.

Direktur Utama BRI Suprajarto menyatakan, tepat pada 10 November 2003 saham BRI dicatatkan di pasar modal Indonesia di harga penawaran Rp875 per saham. Pada hari ini, perseroan berada di lantai bursa untuk mengenang sejarah dengan memecah nilai saham.

"Hari ini bersejarah bagi perjalanan panjang BRI," kata Suprajarto, di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat 10 November 2017.

Dia mengatakan, harga saham pertama yang ditawarkan perseroan sebesar Rp875 per saham. Kini, lanjut dia, saham BRI sudah ke posisi Rp16.450 per saham dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp405 triliun. Kondisi tersebut membuat BRI menjadi bank pelat merah dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

BRI hari ini resmi melakukan stock split dengan rasio 1:5. Sebelumnya BRI juga telah melakukan stock split dengan rasio 1:2 pada 2011. Sehingga, harga saham BRI saat ini berada di level Rp3.340 per saham.

Dia berharap harga tersebut bisa dijangkau oleh investor ritel. Pada acara 14 tahun BRI, perusahaan mengajak puluhan karyawan serta beberapa perwakilan mahasiswa dari Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya, dan Universitas Trisakti.


(ABD)