BI Pastikan Uang yang Beredar dalam Kondisi Layak

Eko Nordiansyah    •    Sabtu, 06 Jan 2018 09:32 WIB
bank indonesiauang
BI Pastikan Uang yang Beredar dalam Kondisi Layak
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) memastikan uang rupiah yang beredar di masyarakat dalam kondisi layak. Kalaupun ada uang yang tidak layak edar maka bisa dikembalikan ke bank untuk selanjutnya masuk dalam kas bank sentral.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan kualitas uang beredar di 2017 menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini tercermin dari hasil survei standar kelusuhan uang (soil level).

"Pada 2016 uang pecahan besar itu di level 11, kemudian pada 2017 naik jadi 12. Sedangkan uang pecahan kecil dari level delapan pada 2016 menjadi level sembilan pada 2017," kata dia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Januari 2018.

Baca: Tertinggi Sejak 3 Tahun, Uang Beredar Selama 2017 Capai Rp694,8 Triliun

Soil level memiliki tingkatan mulai dari level terendah yaitu level satu sedangkan level tertinggi adalah level 16. Artinya jika semakin tinggi level uang maka semakin baik kualitas uang yang beredar.

Dirinya menambahkan, uang dengan kategori tidak layak didominasi oleh uang pecahan kecil sedangkan uang pecahan besar relatif lebih baik kualitasnya karena lebih jarang digunakan bertransaksi oleh masyarakat. Hal yang sama juga berlaku untuk uang rupiah tahun emisi 2016.

"Untuk (rupiah emisi 2016) sampai saat ini masih relatif rendah yang sudah lusuh. Pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu itu belum ada yang kita anggap sudah harus diracik. Ada (yang tidak layak) tapi karena rusak, tersobek, tercuci, rusak karena dicoret atau distaples," jelas dia.

Bank sentral memastikan kualitas dalam uang terbitan tahun lalu lebih baik dibandingkan dengan uang tahun emisi sebelumnya. Bahkan uang tahun emisi 2016 memiliki pengamanan yang lebih baik untuk mencegah pemalsuan.

 


(AHL)