Menko Luhut akan Tinjau Ulang Dana Proyek Kereta Cepat

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 08 Feb 2018 15:37 WIB
Menko Luhut akan Tinjau Ulang Dana Proyek Kereta Cepat
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan,

Jakarta: Pemerintah lewat Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman meminta peninjauan ulang terkait dana proyek untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Penghitungan ulang dana proyek agar lebih layak (feasible) dari yang pernah dihitung sebelumnya sebesar USD5,9 miliar atau sekitar Rp76,8 triliun.

"Ya kita mesti lihat dari pendanaan, jadi saya suruh evaluasi lagi. Feasible tidak 140 kilometer (km) itu, karena yang kami tahu selama ini paling tidak kan 302 km, jadi bagaimana kita mengutak-atik ini. Saya kira SMI (Sarana Multi Infrastruktur) dan tim dari kantor saya lagi duduk untuk lihat model pembiayaannya lagi dengan KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia China )," ungkap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, ditemui di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Luhut menuturkan penghitungan ulang dana proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan disampaikan pada akhir minggu besok atau akhir bulan ini. Luhut akan berbicara dengan Kementerian BUMN terkait hal ini. 

"Jadi lagi hitung khusus mengenai dana ini dan minggu depan akan bertemu sekali lagi. Saya akan minta ke Pak Sahala Lumban Gaol (Staf Khusus Menteri BUMN) untuk minggu depan melaporkan lagi. Karena tadi masih ada perbedaan pendapat tentang beberapa hal," tutur Luhut.

Sementara untuk opsi pendanaan, Luhut mengaku akan menyampaikannya pekan depan. Dia menambahkan angka investasinya pun masih belum bisa disebutkan, apakah berubah atau masih mengacu pada ketentuan awal.

"Kita masih tunggu minggu depan (opsi pendanaan) dan kita belum tahu (nilai investasinya berubah)," tutur Luhut.



(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA