Akhir Februari, Penyediaan Lahan dan Perizinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 08 Feb 2018 14:13 WIB
kereta cepat
Akhir Februari, Penyediaan Lahan dan Perizinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai
Miniatur kereta cepat ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan optimistis penyediaan lahan tanah dan perizinan akan terselesaikan di akhir bulan ini. Diharapkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung segera dikerjakan. 

"Jadi kita bagi tiga masalah, satu mengenai tanah, perizinan dan financing-nya. Mengenai tanah sepertinya kami akan bisa selesaikan, tadi semua hadir pokoknya akhir bulan ini, paling lambat awal bulan depan selesai," kata Luhut, ditemui di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Lahan yang sudah dibebaskan untuk kereta cepat, bilang Luhut, sudah mencapai 54 persen yang lokasinya berbeda-beda. "Sudah hampir selesai semua, sekarang ini sudah 54 persen, tapi sebenarnya sudah banyak selesai," jelas Luhut. 

Masalah perizinan pembangunan kereta cepat sepanjang 142 kilometer (km), Luhut pun sangat yakin bisa selesai di bulan ini. Maka dari itu, terkait izin tidak akan menjadi hambatan lagi. "Perizinan seperti frekuensi, juga saya minta bulan ini selesai, juga bisa. jadi mestinya tidak ada masalah," tutur dia. 

Meski demikian, mantan Jenderal ini menyatakan, ada masalah pendanaan proyek yang masih dikaji agar bisa menjadi lebih feasible. Dia mengharapkan persoalan pendanaan ini bisa dilaporkan pada minggu mendatang.

"Tinggal sekarang mengenai financing-nya. Strukturnya kita masih lihat bagaimana kita buat supaya dia bisa feasible. Jadi lagi hitung. Itu masih saya minta dari pak Sahala Lumban Gaol (Staf Khusus Menteri BUMN) untuk minggu depan melaporkan lagi. Karena tadi masih ada ya, perbedaan pendapat dengan beberapa hal," tegas Luhut.

Lanjut Luhut persoalan lahan belum selesai, tapi setidaknya sudah ada lahan sebesar 55 km yang sudah bisa dikerjakan. 

"Mereka telah jalan. Tahan ini baru selesai bulan ini, karena sudah 55 km yang clean, satu bulan ke depan mendekati ke 100 km," pungkas suami dari Devi Simatupang itu.





(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA