Lihat Uji KIR, Luhut Minta Pengemudi Angkutan Taat Aturan

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 08 Mar 2018 15:14 WIB
transportasi
Lihat Uji KIR, Luhut Minta Pengemudi Angkutan Taat Aturan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat melihat langsung uji KIR. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Surabaya: Pemerintah terus mendorong setiap angkutan umum melakukan pengujian KIR untuk mengecek kelayakan kendaraan yang digunakan sebagai angkutan umum. Pemerintah pun tengah melaksanakan program uji KIR gratis selama satu bulan untuk angkutan umum dan taksi online.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau supir angkutan kota (angkot) yang melakukan uji KIR supaya taat peraturan. Luhut meminta beberapa spesifikasi seperti ban dan rem diperhatikan oleh para pemilik angkot.

"Perbaiki lagi, sekali lagi. Karena keselamatan kamu juga," kata Luhut di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung, Surabaya, Kamis, 8 Maret 2018.

Luhut mengungkapkan bahwa orangtuanya dahulu juga seorang supir bus yang selalu taat aturan. Sehingga ia sebagai anaknya ingin setiap aturan harus dipatuhi.

"Bapak saya dulu juga supir. Tapi disiplin. Anak-anaknya juga disiplin," ucap dia.


Sopir angkot melakukan uji KIR. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Amin Romadon, supir angkot, berterima kasih atas adanya program KIR gratis itu. Dengan program KIR gratis, supir angkot menghemat Rp85 ribu untuk uji KIR.

"Saya berterima kasih yang banyak atas kegiatan ini. Sangat membantu sekali," ucap Amin.

Senada dengan Amin, Lukas supir taksi online, yang juga berbincang dengan Luhut mengatakan uji KIR ini adalah yang pertama kali. Uji KIR gratis membantu sekali baginya. "Ini yang pertama kali," kata Lukas.

Seperti diketahui, per 6 Maret 2018 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengadakan uji kendaraan berkala atau KIR secara gratis untuk taksi online dan konvensional. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan uji KIR gratis merupakan langkah Kemenhub agar taksi online mau mengikuti Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.

 


(AHL)