Permata Bank Luncurkan Layanan Pemindai Suara Voice ID

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 08 Mar 2018 13:19 WIB
bank permata
Permata Bank Luncurkan Layanan Pemindai Suara Voice ID
?Permata Bank Luncurkan Layanan Pemindai Suara Voice ID. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: PT Bank Permata Tbk meluncurkan layanan Voice ID untuk solusi otentifikasi berbasis suara pada layanan contact center Permata Bank, Permata Tel. Layanan Voice ID mengadopsi teknologi pemindai suara Voice Biometrics yang pertama di Indonesia untuk meningkatkan layanan kepada nasabah.

Direktur Teknologi dan Operasi Permata Bank Abdy Salimin mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan berbasis teknologi digital. Upaya ini untuk memberikan customer experience di Indonesia dan pengelolaan risk management yang lebih baik.

"Inovasi ini hanya lah merupakan awal dari rangkaian inovasi teknologi digital dari Permata Bank dan saya berharap agar inovasi ini menjadi salah satu acuan dalam industri perbankan di Indonesia dalam memberikan layanan perbankan yang sederhana, aman, dan cepat," kata dia di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Maret 2018.

Layanan Voice ID akan memvalidasi suara dalam hitungan 10 detik saja. Dengan demikian proses verifikasi yang sebelumnya memakan waktu selama dua menit kini bisa dikurangi bisa menjadi hanya 45 detik tanpa nasabah perlu menjawab begitu banyak pertanyaan yang merepotkan.

"Layanan Voice ID ini melengkapi rangkaian layanan berbasis teknologi yang dimiliki oleh Permata Bank, yaitu Finger ID dan Facial ID. Ketiga layanan ini diharapkan bisa mempermudah nasabah dalam berinteraksi dengan Permata Bank," lanjut Abdy.

Dirinya menambahkan hadirnya layanan ini dapat meningkatkan kualitas layanan Permata Tel seperti nasabah tidak perlu mengingat data yang terkadang sulit untuk dijawab. Kegagalan verifikasi tentunya membuat ketidakpuasan nasabah karena nasabah harus datang ke cabang.

"Keamanan nasabah pun semakin terjamin karena teknologi ini mampu mengenali suara yang bukan suara nasabah sehingga pencegahan terhadap akses yang dilakukan oleh orang yang tidak berhak dapat dilakukan secepatnya. Dengan layanan ini, nasabah juga merasa lebih nyaman dan aman bertransaksi," pungkasnya.


(AHL)