Kadin Dorong Peningkatan Kredit Perbankan untuk Maritim dan Perikanan

Angga Bratadharma    •    Jumat, 19 May 2017 14:53 WIB
perbankankredit
Kadin Dorong Peningkatan Kredit Perbankan untuk Maritim dan Perikanan
Ilustrasi (MI/ATET DWI PRAMADIA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar perbankan dapat lebih banyak menyalurkan kredit ke sektor perikanan dan kelautan sehingga industri dari sektor tersebut bisa tumbuh dan berkembang. Apalagi, kredit perbankan untuk sektor maritim dan perikanan masih rendah.

"Kita harapkan visi poros maritim dunia yang ingin dicapai pemerintah dapat didukung pula oleh perbankan," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat 19 Mei 2017.

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Januari 2017, penyaluran kredit ke sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan sebesar Rp278 triliun (6,45 persen) sementara kredit ke sektor perikanan hanya Rp9,14 triliun (0,21 persen). Adapun NPL pada kedua sektor tersebut masing-masing mencapai Rp6,04 triliun (2,17 persen) dan Rp384 miliar (4,21 persen).

Yugi mengatakan saat ini pihaknya dengan sektor perbankan tengah berupaya mencari skema terbaik untuk penyaluran kredit ke sektor perikanan. Dia menekankan, sektor maritim dan perikanan memiliki peluang yang sangat bagus untuk dikembangkan, terutama untuk industri pengolahannya dan perikanan budi daya yang belum dikembangkan dengan optimal.

"Masih ada potensi budidaya 90 persen. Sekarang belum optimal," ujar Yugi, seraya menambahkan bahwa potensi sektor kelautan dan perikanan jika digarap dengan baik bisa mencapai USD1,33 triliun atau setara dengan Rp19.000 triliun.

"Dengan potensi sebesar itu, kita harapkan minimal 10 persen dari potensi itu bisa digarap dengan mengusahakan aktivitas yang lebih bernilai tambah ketimbang perikanan tangkap, misalnya, budidaya perairan laut (marikultur)," kata Yugi.


(ABD)